Sukses

Bau Mulut

20 Dec 2013, 11:38 WIB
Pria, 20 tahun.
malam dok, sebelumyan saya akan memberitahu penyakit apasajakah yang pernah saya derita, yaitu rhinithis alergi, amandel dan maag, dari pemaparan penyakit saya barusan adahkah hubunganya dengan bau mulut yang saya derita selama ini,? soalnya menurut saya pribadi kesehatan mulut dan gigi saya dok terlihat baik, saya rutin gosok gigi dan lidah 2kali sehari bahkan lebih, dibandingkan dengan semua saudara saya,bahkan tidak pernah mengalami sakit gigi selama ini,walaupun ada sedikit karang gigi disekitar gigi saya dok,dan saya bingung dok harus berkonsultasi kedokter apa?dokter gigi kah, atau THT? jujur saya merasa benar-benar tidak nyaman,sampai-sampi bau mulut saya ini membentuk kepribadian saya yang super duper tidak PD,dan lebih nyaman sendiri ketimbang harus bersosialiasa dengan orang banyak, hal ini sudah saya alami sejak 5tahun silam tepatnya ketika saya kelas 1sma. tolonh pencerahanya dok saya benar-benar stresss
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Saudara.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Bau mulut timbul karena adanya kandungan sulfur dalam napas. Halitosis dapat disebabkan oleh banyak hal, yaitu :

  1. Kebersihan mulut yang buruk, sehingga jumlah bakteri sangat banyak dalam mulut dan di permukaan lidah. Tanpa pembersihan mulut yang baik, sisa makanan akan tertinggal dalam mulut dan menjadi lingkungan yang cocok untuk bakteri berkembang biak yang akan menyebabkan bau pada mulut. Selain itu, sisa makanan yang menempel pada gigi, gusi, dan lidah akan menyebabkan gingivitis (radang gusi) dan gigi berlubang, sehingga akan meningkatkan bau mulut dan rasa yang tidak enak di dalam mulut.
  1. Pembersihan gigi tiruan yang kurang baik .
  2. Penyakit gusi atau jaringan periodontal (jaringan penyangga gigi).
  3. Penyakit sistemik. Bau mulut dapat merupakan salah satu gejala dari penyakit tertentu, misalnya infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, diabetes, atau kelainan pada hati.
  4. Xerostomia (mulut kering).
  5. Pemakaian beberapa obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mulut menjadi kering, terutama obat-obatan untuk mengatasi depresi dan tekanan darah tinggi. Xerostomia juga dapat disebabkan oleh kelainan pada kelenjar ludah sehingga produksi ludah menurun. Selain itu, kebiasaan bernapas lewat mulut juga dapat menyebabkan mulut cenderung menjadi lebih kering.
  6. Merokok.

Perawatan

  1. Sikat gigi dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
  2. Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang tersangkut di antara celah gigi-geligi.
  3. Pembersihan permukaan lidah secara teratur. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut.
  4. Pemakaian obat kumur anti bakteri untuk mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut
  5. Scaling (pembersihan karang gigi).
  6. Perbaikan dan penambalan gigi-gigi yang berlubang.
  7. Berhenti merokok.
  8. Pada kasus-kasus xerostomia tertentu, dokter gigi mungkin akan memberikan saliva buatan. Perbanyak minum air putih dan konsumsi sayuran serta buah-buahan.
  9. Lakukan kunjungan secara teratur ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk kontrol rutin dan pembersihan.
  10. Lakukan konsultasi dengan dokter bila halitosis berkaitan dengan penyakit sistemik.

Untuk memastikan penyebab dari bau mulut yang Saudara alami sebaiknya Saudara berkonsultasi dengan dokter gigi.

Demikian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat.

Salam

Tim redaksi Klikdokter

 

 

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar