Sukses

Bibir pecah-pecah Jangan Dijilat

20 Oct 2014, 02:08 WIB
Pria, 24 tahun.
bibir pecah2 sampai mengeluarkan darah dan juga gusi cepat sekali berdarah contohnya lw mkan apel pasti gusi berdarah ini terjadi sejak kecil samppai sekarang ini penyakit apa dan bagaimana cara mengobatinya
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Saudari.

 

Penyebab bibir pecah-pecah bersifat multifaktorial yang salah satunya karena kekurangan cairan. sebaiknya jika bibir Saudari pecah- pecah jangan dijilat karena hal ini justru akan membuat bibir bertambah kering. ini bebapa hal yang dapat Saudari lakukan untuk menjaga kesehatan bibir.

  1. Air putih
    Perbanyak konsumsi air putih, dan terapkan diet sehat dan seimbang dengan memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.

  2. Madu & minyak zaitun
    Olesi bibir dengan madu atau minyak zaitun murni untuk membantu melembabkan bibir.

  3. Cermati pelembab bibir
    Pilihlah pelembab bibir dengan cermat dan periksa kandungannya yang tertera pada kemasan. Camphor dan menthol yang merupakan bahan aromatik dapat membuat bibir menjadi kering.

  4. Pelembab bibir outdoor
    Bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan, gunakan pelembab bibir yang mengandung tabir surya setidaknya 30 SPF.

  5. Jangan menjilat bibir
    Hindari kebiasaan menjilat apalagi menggigit-gigit bibir. Alih-alih membuat bibir menjadi lembab, kebiasaan menjilat bibir justru dapat membuat bibir bertambah kering. Enzim yang terkandung dalam air liur dapat membuat bibir kering, dan kebiasaan ini dapat membuat bakteri yang terkandung di dalam mulut menumpuk dan membuat sudut bibir pecah-pecah.

  6. Musuhi rokok
    Jauhi rokok, karena zat toksin pada rokok dapat mempercepat kerusakan sel kulit dan kolagen.

    Gusi berdarah merupakan tanda adanya peradangan pada gusi, penyebabnya juga bermacam-macam. Gusi yang radang berwarna merah, bengkak dan  mudah berdarah, penyebabnya meliputi:
  1. Yang utama adalah kebersihan mulut yang buruk, di mana banyak akumulasi plak di permukaan gigi yang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
  2. Gusi juga menjadi lebih mudah berdarah bila di sekitar leher gigi banyak terdapat kalkulus atau karang gigi.
  3. Adanya perubahan hormonal juga dapat menyebabkan gusi mudah berdarah, namun utamanya terjadi pada wanita, misalnya saat sedang hamil.
  4. Konsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan peradangan gusi, seperti obat anti konvulsan (epilepsi), pain kllers, atau perawatan seperti kemo atau radioterapi
  5. Trauma atau cedera, misalnya penggunaan tusuk gigi yang berlebihan.
  6. Defisiensi/kekurangan zat gizi tertentu seperti vitamin K dan C
  7. Penyakit sistemik, seperti penyakit liver, ginjal, atau diabetes dapat bermanifestasi dalam rongga mulut dalam bentuk gusi berdarah.

Cara mengobatinya adalah dengan dicari tahu terlebih dahulu penyebabnya dengan bantuan doktr gigi, maka sebaiknya Saudari berkonsultasi secara langsung ke dokter gigi agar dapat dilakukan pemeriksaan secara langsung juga.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam

Drg. Arni maharani.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam

Drg. Arni maharani.

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar