Sukses

Sifilis

17 Dec 2013, 11:44 WIB
Pria, 24 tahun.
asalamualaikum,,maaf kalau saya mengganggu,,oh iy dok saya mau tanya ada teman saya mau tanya tentang penyakit kelaimin atau di sebut dengan sifilis,,?? penyebab dari penyakit tersebut apa ya dok,,?selain dari sexsual apa bisa penyakit tersebut,menular dangan cara lain?dan cara penyembuhan nya bagaimana,,,,,,mohon beri pengarahan,,,,
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis.
 
Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita.
 
Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas.
 
Bentuk sifilis ini dapat menyebar ke otak dan menyebabkan kematian. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian. 

Pada umumnya di laboratorium terdapat 2 macam pemeriksaan untuk sifilis (pemeriksaan antibodi):

  1. Untuk skrining: VDRL (Venereal Disease Research Laboratories) dan RPR (Rapid Plasma Reagin)
  2. Untuk diagnosis: FTA-ABS (Fluorescent Treponemal Antibody Absorption test)  dan TP-PA(Treponema pallidum Particle agglutination assay)

Pengobatan adalah dengan pemberian antibotik. Untuk lebih lengkapnya Anda dapat mengunjungi dokter specialis kulit dan kelamin. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (EA)

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar