Sukses

Mengetahui Jenis Kelamin Janin

20 Dec 2013, 05:44 WIB
Wanita, 24 tahun.
Selamat Malam Dok, Dokter saya mau bertanya, sekarang usia saya 24 tahun dan sekarang saya sedang hamil anak pertama. UK saya saat ini 20 minggu. Waktu di USG, dokter yang memeriksa saya mengatakan bahwa jenis kelamin anak saya perempuan dan mengatakan bahwa posisi plasenta saya dibawah dan dokter menyarankan supaya saya tidak boleh terlalu sering berhubungan badan. Yang mau saya tanyakan adalah : 1. Bisakah posisi plasenta berubah seiring bertambahnya UK? 2. Apakah jenis kelamin bisa berubah? (berdasarkan pendapat org" bahwa bila sudah ketahuan jenis kelamin laki" maka tdk akan berubah akan tetapi bila jenis kelaminnya perempuan maka ada kemungkinan akan berubah) ? 3. Apakah akan berpengaruh bila saya melakukan hubungan badan? mohon informasi secepatnya, terima kasih KLIKDOKTER dan selamat malam :)
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kondisi ari-ari menutupi jalan lahir disebut plasenta previa. Hal ini dapat terjadi pada usia kehamilan yang muda. Namun, seiring dengan pertambahan usia kehamilan, plasenta (ari-ari) tersebut dapat berpindah sehingga tidak menutupi jalan lahir. Namun terkadang plasenta tersebut ada juga yang tetap menutupi jalan lahir, akibatnya dapat terjadi perdarahan lewat jalan lahir dan proses melahirkan tidak dapat normal (harus dengan operasi SC). Oleh karena itu, ibu perlu melakukan pemeriksaan USG ulang sesuai dengan yang disarankan oleh dokter SpOG. Biasanya diharapkan plasenta berpindah posisi pada trimester ketiga kehamilan. Tidak ada hal khusus yang dapat dilakukan untuk memindahkan posisi plasenta.

Penentuan jenis kelamin janin biasanya sudah dapat dilakukan sejak usia kehamilan 20 minggu, kadang bahkan dapat ditentukan pada usia kehamilan 16 minggu. Penentuan jenis kelamin ini dilakukan dengan pemeriksaan ultrasonografi.

Dasar penentuan jenis kelamin adalah terlihatnya penis dan skrotum (kantung kemaluan) pada laki-laki dan labia pada perempuan. Terlihatnya penis menunjukkan bahwa janin adalah laki-laki, namun tidak terlihatnya penis bukan merupakan bukti yang cukup untuk menentukan janin tersebut adalah perempuan. Untuk menetukan jenis kelamin perempuan diperlukan terlihatnya tanda berupa 3 garis menggambarkan labia. Terlihatnya hal itu merupakan indikasi yang valid dan sangat akurat bahwa janin tersebut adalah perempuan.

Namun, pada dasarnya keakuratan visualisasi alat kelamin janin tergantung dari beberapa faktor seperti posisi janin, jumlah cairan amnion, dan ketebalan dinding perut, sehingga seringkali penentuan jenis kelamin sulit, dan baru dapat dipastikan setelah usia kehamilan lebih tua. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar