Sukses

Teknik Sirkumsisi

20 Oct 2014, 06:15 WIB
Pria, 31 tahun.
Saya pernah membaca artikel mengenai khitan dengan menggunakan alat "Prepex" dimana foreskin dijepit selama kurang lebih 1 minggu sampai jaringan kulitnya mati (berwarna kehitaman) baru setelah itu digunting. Apakah metode ini cukup aman? Apakah kelebihan dan kekurangannya? Metode khitan apa yg paling cocok untuk usia dewasa agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari? Terima kasih.
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Sebelum menjawab pertanyaa Anda, ijinkan saya menjelaskan sedikit mengenai sunat atau dalam dunia medis dikenal dengan istilah sirkumsisi. Sunat / sirkumsisi merupakan suatu prosedur yang bertujuan untuk membuang bagian ujung dari kulit penis. Hal ini selain merupakan tradisi suatu agama tertentu, juga memiliki beberapa manfaat. Dengan disunat, pada umumnya sensasi kenikmatan seksual yang dirasakan akan lebih baik. Selain itu terdapat bukti bahwa dengan disunat dapat mengurangi risiko untuk terkena beberapa penyakit menular seksual dan HIV. Selain itu, dari segi higienis, umumnya seseorang yang disunat akan memiliki higienisitas yang lebih baik. 

 

Pada umumnya tindakan sirkumsisi tidak akan menimbulkan kelainan pada fungsi alat kelamin karena yang dibuang hanyalah bagian ujung dari kulit luar penis. Akan tetapi, seperti halnya prosedur pembedahan lain, apabila tidak dilakukan dengan hati-hati juga dapat timbul kecelakaan yang dapat menimbulkan luka/perubahan bentuk seperti yang Anda alami saat ini.

Terdapat tiga macam metode sunat, yang pertama adalah sistem cincin dimana ujung kulit penis dijepit dengan sebuah alat sehingga jaringan ujung kulit tersebut mati karena tidak mendapatkan suplai darah, dan akhirnya lepas sendiri. Sedangkan cara kedua adalah dengan menggunakan metode kauter dan laser, yaitu sunat dengan menggunakan energi panas. Keuntungan dari metode ini adalah lama prosedur yang cepat dan bersih, dalam arti, tidak keluar darah dalam jumlah banyak. Namun, proses penyembuhan jaringan nantinya akan lebih lama, karena sebetulnya darah diperlukan dalam proses penyembuhan tersebut.

Metode terakhir adalah metode konvensional yang menggunakan gunting serta jahitan. Kebersihan atau kesterilan dari cara ini tergantung dokter yang melakukan. Semua dokter dapat melakukan metode ini dan dapat dilakukan dengan fasilitas terbatas. Sedangkan metode laser hanya dapat dilakukan di pusat pelayanan kesehatan besar seperti Rumah Sakit dan dilakukan oleh dokter yang telah memiliki kompetensi dalam tindakan tersebut. Karena dilakukan pembiusan lokal, metode sunat manapun tidak terasa sakit sewaktu dikerjakan.

Mengenai perbedaan bentuk, sebenarnya murni permintaan subyek yang ingin disunta. Secara keilmuan tidak akan ada perbedaan fungsi antara yang disunat dengan bentuk tertentu atau disunat secara konvensional.

Mengenai waktu penyembuhan pasca sunat, bervariasi tergantung metode yang digunakan. Secara umum, metode laser memiliki waktu penyembuhan lebih cepat daripada metode konvensional. Secara umum penyembuhan akan memakan waktu 4-7 hari. Bukan berarti bahwa selama fase penyembuhan tidak boleh beraktivitas atau tidak boleh memakai celana. Hanya hindari aktivitas berat, sedangkan aktivitas ringan sehari-hari sudah dapat dilakukan sesudah sunat.

Untuk itu kami menyarankan Anda untuk mengunjungi dokter spesialis bedah, sehingga Anda dapat berkonsultasi langsung mengenai kondisi Anda. Metode pertama seperti yang Anda sebutkan belum dapat dilakukan disemua klinik atau pusat kesehatan, oleh karena itu berkonsultasilah dengan dokter yang menangani untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (AK)

Salam,


Tim Redaksi KlikDokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar