Sukses

Penis Bengkok: Peyronie's?

13 Dec 2013, 14:15 WIB
Pria, 24 tahun.
yth bpk/ibu dokter saya ingin bertanya mengenai penyakit Peyronie. penis saya bengkok ke kiri saat ereksi tapi tidak menimbulkan rasa nyeri. bengkoknya sudah lama 3-4 tahun lalu. apakah ini normal normal saja atau terkena penyakit peyronie tsb. soalnya saya merasa agak terganggu. lebih pede jika ereksinya lurus. saya mau kasi gambarnya tapi gk ada menu attachment ya, supaya dokter bisa analisa sedikit. terima kasih sebelumnya. saya tunggu balasan dr bpk/ibu dokter. rgrds deni
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudara yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Peyronie's Disease adalah sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan  fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi. Pada pemeriksaan fisik dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis,. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menyebabkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur Dupuytren). Penyebab lain dapat berupa striktur pada uretra (riwayat trauma saluran kemih) atau hipospadia.

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan tatalaksana dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Kami sarankan agar Bapak berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tambaha jika diperlukan. Pemeriksaan tambahan dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar