Sukses

Vagina Gatal

04 Dec 2013, 17:56 WIB
Wanita, 23 tahun.
dok, saya ibu rumah tangga dan sudah 8bulan mengalami gatal disekitar mulut vagina dan kadang rasa gatal itu menyebar sampai ke selangkangan dan kebelakang anus. kalau semakin digaruk makin gatal bahkan kadang menjadi lecet dan perih. saya suntik KB 3 bulan sekali. ketika hari pertama suntik rasa gatal itu semakin terasa dan kadang muncul seperti jerawat dibagian atas vagina tempat tumbuhnya bulu.. berlangsung sekitar seminggu, tapi ketika mendekati masa habis bulan kb jerawat itu tidak ada tapi masih mengalami gatal. pertanyaan saya apakah gangguan gatal ini penyebabnya karna KB atau ada penyebab lainnya dok..lalu apa yg harus saya lakukan untuk menyembuhkannya. mohon penjelasannya dan solusinya. terima kasih
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter

Apakah keluhan gatal Anda diikuti dengan keputihan? Gatal pada vagina dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah jamur, parasit, ataupun kutu. Apabila diikuti dengan keputihan yang kental bergumpal-gumpal seperti susu maka kemungkinan jamur, bila dengan keputihan yang berwarna kehijauan maka kemungkinan disebabkan parasit. Bila ada seperti titik darah di celana dalam dan sangat gatal di pubis mungkin disebabkan oleh kutu pada rambut pubis. Namun bisa juga gatal disebabkan karena vagina yang lembab dan kebersihannya kurang terjaga. Gatal pada vagina bukanlah gejala dari penyakit kanker serviks.

Sebagai informasi, keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti sesaat sesudah menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

 

Saran kami adalah istri Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter mengenai keluhan tersebut untuk mengetahui dengan pasti penyebabnya. Kelainan kulit dan kelamin memang memerlukan pemeriksaan langsung untuk diagnosis, oleh karena itu periksakan segera ke dokter untuk kemudian mendapatkan penanganan yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat. (AK)

Salam,

Tim redaksi KlikDokter

 

 

 

 


    0 Komentar

    Belum ada komentar