Sukses

Cairan Mani Keluar Lagi

02 Dec 2013, 20:25 WIB
Pria, 32 tahun.
dok saya mau tanya.. kenapa ya setiap saya selesai berhubungan intim dengan istri sepermanya saya keluar lg dari organ istri saya,, kayak ngak masuk gtu dok k dalam.. apa itu yg menyebabkan istri saya blum hmil.. mohon penjelasanya dok.. trims
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma. Sperma yang berukuran mikroskopik dapat masuk ke rahim melalui mulut rahim sedangkan sisa cairannya akan tertinggal di dalam vagina. Apabila cairan ejakulasi keluar dari vagina sesaat setelah melakukan hubungan seksual atau pada pagi harinya, hal tersebut masih wajar terjadi karena cairan ejakulasi tidak diserap dan akan keluar sebagian. Sebaiknya setelah selesai berhubungan, istri Anda dapat mempertahankan posisi berbaring dengan dialaskan bantal selama 5-10 menit agar cairan mani tidak langsung keluar.

Mengenai kehamilan, Kami memahami kekuatiran Anda. Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi. "Lalu bagaimanakah frekuensi dan kualitas hubungan seksual Anda selama ini?" Sudah berapa lama Anda menikah?

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Seringkali diperlukan pemeriksaan USG rahim, juga terdapat pemeriksaan lain seperti HSG ataupun kadar hormon. Namun tentunya pemeriksaan hormon tersebut dilakukan jika diperlukan dan jika dicurigai adanya kelainan yang mengarah kesana. Selain Anda, suami Anda juga perlu menjalani beberapa pemeriksaan seperti anatomi organ reproduksi dan analisis sperma. Pemeriksaan analisis sperma dapat menjadi acuan informasi mengenai kesehatan sperma.

Selain beragam pemeriksaan untuk mengetahui kesehatan organ reproduksi Anda dan suami, tentunya yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Anda juga dapat mengunjungi Rubrik Kebidanan dan Kandungan yang kami miliki untuk Merencanakan Kehamilan.

Berusaha terlebih dahulu dan setelahnya berdoa dan pasrahkan pada Tuhan. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar