Sukses

Kista dan Kehamilan

20 Oct 2014, 09:02 WIB
Pria, 28 tahun.
Dok saya mau tanya saya mempunyai istri dan sudah menikah hampir satu tahun sebelum kami menikah istri saya melakukan operasi pengangkatan kista namun setelah menikah beberapa bulan kista istri saya kembali tumbuh dan kami dapat saran medis dari dokter istri saya berobat untuk dilakukan pengangkatan kista kembali tetapi istri saya tidak ingin dikarenakan istri saya sudah dua kali melakukan operasi kista. yang ingin saya tanyakan apakah itu mempengaruhi faktor kami untuk mendapatkan keturunan dan mohon masukan atau cara agar kami bisa memiliki keturunan. Terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Salam Saya untuk istri Anda. Saya memahami keinginan Anda dan istri untuk memiliki keturunan. Namun, sayangnya kami tidak mengetahui jenis kista yang dialami istri Anda dan letaknya sehingga sulit untuk mengambil kesimpulan. Kista yang letaknya mengganggu proses pembuahan memang dapat mengganggu terjadinya kehamilan.

Untuk itu sebaiknya Anda mendiskusikan hal ini dengan dokter yang memeriksa istri Anda untuk mengetahui jenis, ukuran serta letak kista untuk mengetahui penanganan yang paling tepat. 

Untuk mendapatkan keturunan, anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur (28 hari), waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.


Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.

Selain itu, selain pemeriksaan pada istri Anda, juga diperlukan pemeriksaan kesuburan pada diri Anda untuk mengetahui kondisi kuantitas dan kualitas sperma Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar