Sukses

Mengatasi Anak Tidur Mendengkur

19 Oct 2014, 09:27 WIB
Pria, 0 tahun.
Bagaimana cara mengobati dan mengatasi anak yang tidur mendengkur?
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudara yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Penyebab dari mendengkur pada anak adalah pembesaran tonsil dan adenoid, obstruksi atau sumbatan hidung, berat badan kurang, berat badan berlebih atau obesitas, dan tekanan darah tinggi. Selain itu, disebutkan juga dalam suatu penelitian bahwa terdapat hubungan antara mendengkur dengan gejala asma (alergi). 

 

Terapi yang dapat dilakukan antara lainnya adalah mengangkat tonsil dan adenoid,  mengobati alergi yang dimiliki anak, dan menurunkan berat badan bagi anak dengan obesitas. Terapi CPAP dengan masker hidung adalah terapi pilihan untuk mereka yang tetap mendengkur meskipun sudah melakukan tonsilektomi.

Sedangkan pada orang dewasa, mendengkur dapat disebabkan oleh getaran saluran pernapasan akibat dari tersumbatnya aliran jalan napas selama tidur. Sumbatan jalan napas ini mengakibatkan timbulnya suara mendengkur. Sumbatan ini dapat disebabkan oleh :

  • Lemahnya otot di saluran pernapasan yang menyebabkan saluran pernapasan menutup ketika tidur (karena merokok)
  • Gangguan posisi rahang yang dapat disebabkan oleh otot yang tegang
  • Obesitas yang menyebabkan deposit lemak di sekitar saluran napas
  • Sumbatan mekanik di saluran napas

Bahaya lainnya dari mendengkur adalah terjadinya Obstructive Sleep Apnea Syndrome (OSAS) atau henti napas ketika tidur. Yang dapat dilakukan untuk mengurangi dengkuran adalah menghentikan merokok, hentikan konsumsi alkohol, dan posisi tidur miring. Anda juga dapat mengakses slide image yang kami miliki untuk informasi tips mengatasi dengkuran.

"Tidur Tenang Tanpa Dengkur"

 

 

Ibu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau dokter spesialis anak untuk mencari penyebab dari anak ibu yang mendengkur ini. 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar