Sukses

Sperma di Tangan: Sebabkan Kehamilan?
12 Jan 2015, 16:02 WIB
Pria, 20 tahun.

salam, dok, saya mau tanya, bagaimana jika seorang perempuan terkena sperma di bagian telapak tangan kanannya dari balik kain, kemudian terbasahi sedikit dan sudah dilap menggunakan tissue, memegang mouse komputer kemudian dia mengelap tangannya 2x ke kain lain yang kering, sehabis itu dia pipis dan memegang gagang gayung dengan tangan kanan dan cebok menggunakan tangan kiri. apakah hal tersebut dapat menyebabkan kehamilan? terimakasih dok. salam,

seks, sperma, tangan, hamilSaudari yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda dan telah setia menggunakan fitur e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com. 

Mengenai pertanyaan Anda, berikut kami perlu jelaskan terlebih dahulu bagaimana kehamilan dapat terjadi. Kehamilan terjadi akibat adanya pembuahan sel telur wanita oleh sperma pria. Pembuahan tersebut terjadi di dalam saluran reproduksi wanita yaitu tuba falopii. Untuk mencapai saluran tersebut, sperma akan "berenang" dari lubang kemaluan atau vagina wanita ke atas, melewati rahim.  

Jika sperma dikeluarkan di luar vagina, dan telah berkali-kali terdapat kontak dengan benda lainnya serta berganti tangan, tetap sulit untuk menyebabkan terjadinya kehamilan. Sperma membutuhkan mediasi untuk berenang dari vagina ke dalam rahim agar terjadi kehamilan. Apabila mediasi/cairan tersebut tidak ada, bahkan terdapat barier/tahanan dari celana dalam anda, maka tidak mungkin dapat terjadi kehamilan. Kehamilan hanya dapat terjadi jika hubungan intim dilakukan dengan adanya penetrasi kemaluan pria (penis) ke dalam vagina.

 

Ditambah lagi masa hidup sperma yang terbatas. Berikut penjelasannya:

Masa Hidup Sperma

Perlu diketahui bahwasanya masa hidup sperma tergantung dari suhu lingkungan tempat sperma berada. Dalam lingkungan yang lembab dan hangat seperti dalam serviks perempuan, sperma dapat hidup selama 3 - 5 hari. Di luar itu, sperma biasanya mati dalam hitungan menit. Setelah dicuci, kemungkinan besar sperma yang ada sudah terbilas sehingga kecil kemungkinan sperma masuk ke dalam kemaluan perempuan dan membuahi sel telur.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar