Sukses

Kehamilan kosong

22 Nov 2013, 22:09 WIB
Wanita, 36 tahun.
saya pernah mengalami kehamilan kosong 2 tahun yang lalu dan berakhir dengan kuretase. setelah itu saya belum hamil lagi karena sangat trauma rasa sakitnya. Apakah faktor usia mempengaruhi ini? bagaimana kondisi wanita di usia seperti saya terutama soal kesuburan, peluang kehamilan dan resiko2nya.pemeriksaan apa yang harus saya lakukan agar tidak terjadi kehamilan kosong lagi? terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami kondisi yang Anda alami. Blighted ovum atau yang Anda sebut dengan "kehamilan kosong" dapat disebabkan oleh pembelahan sel yang tidak sempurna atau kualitas sel telur dan/atau sel sperma yang tidak bagus. Tubuh Ibu akan mengenali kromosom abnormal yang tumbuh dan secara alami akan berusaha untuk menghentikan kehamilan karena janin tidak akan tumbuh menjadi bayi yang normal dan sehat. Sayangnya blighted ovum tidak dapat dicegah, meski demikian, umumnya blighted ovum hanya akan terjadi satu kali pada ibu hamil.

Dalam keadaan normal, disaranakan boleh hamil lagi setelah 3 bulan atau menunggu 1-3 siklus menstruasi sebelum mencoba untuk hamil lagi. Setelah mengalami keguguran dan dikuret, dianjurkan agar Anda menunda kehamilan berikutnya selama kurang lebih 3 bulan, hingga organ reproduksi ibu kembali ke bentuk semula dan ibu telah siap secara fisik dan emosi untuk hamil lagi. orang yang pernah mengalami blighted ovum  masih dapat hamil dengan normal pada kehamilan berikutnya. Yang perlu Anda dan istri lakukan saat ini adalah mempersiapkan kehamilan berikutnya dengan lebih baik, yaitu dengan merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan untuk:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio. Adapun bahan makan sumber asam folat adalah sayur-sayuran berdaun hijau, sereal, buah-buahan seperti jeruk, anggur, dsb.

Kami sarankan Anda mengunjungi Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan subspecialis fertility untuk pemeriksaan kontrol dan pemantauan kondisi Anda.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang semoga dapat bermanfaat untuk anda :

Persiapkan Kehamilan dengan Asam Folat

 

Merencanakan Kehamilan

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar