Sukses

Kista Bartolini

19 Oct 2014, 09:43 WIB
Wanita, 37 tahun.
Dua setengah tahun yang lalu saya mengalami kista kelenjar bartholini dan telah dilakukan tindakan marsupialisasi, tiga minggu berikutnya diekstirpasi. Akhir-akhir ini kistanya muncul lagi tetapi lokasinya lebih ke arah dalam. pertanyaan saya: 1. apakah perlu saya dioperasi lagi? 2. apakah hal itu menghalangi pembuahan (bisakah saya hamil walaupun masih ada kista)? Mengingat bahwa saya sudah menikah 2,5 tahun dan belum juga hamil. terima kasih atas jawaban yang diberikan.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Kista bartholin umum terjadi pada wanita usia 20-29 tahun terutama mereka yang belum pernah hamil atau baru hamil sekali. Kista tersebut tidak berbahaya namun dapat menyebabkan nyeri dan membuat jalan menjadi lebih sulit karena dapat terus membesar hingga ukurannya menjadi sebesar telur.

Kelenjar bartholin adalah 2 kelenjar yang berlokasi di kanan dan kiri pada bibir vagina yang berfungsi untuk memproduksi lendir untuk lmembasahi/melumasi vagina.

Jika kelenjar bartholin tersumbat maka akan menyebabkan pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau sumbatan lokal karena lendir vagina. Apabila disebabkan karena infeksi, kista tersebut berubah menjadi abses.

Penanganannya bergantung dari ukuran kista, ada tidaknya infeksi, nyeri atau tidaknya. Kista kecil dapat direndam di air hangat beberapa kali dalam sehari selama 3-4 hari untuk mengurangi nyeri dan agar kista dapat pecah dengan sendirinya. Atau dokter dapat memasang selang kecil / kateter untuk mengeluarkan cairan dari kista.

 

Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan fisik mendetil dan penanganan yang optimal. Jika tidak segera ditangani maka kista bartholin dapat terinfeksi seperti yang telah kami jelaskan di atas sebelumnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar