Sukses

Pencabutan Gigi Gingsul

20 Oct 2014, 01:33 WIB
Wanita, 23 tahun.
Dok,adakah efek samping jika kita mencabut gigi gingsul atas?
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyan Saudari.

 

Pada dasarnya pencabutan gigi merupakan tindakan medis yang tanpa pengaruh negatif atau efek samping pada gigi manapun, bak gigi yang tumbuh gingsl atau normal, selama tindakan tersebut dilakukan berdasarkan prosedur standar yang sesuai. Rasa sakit pasca pencabutan adalah hal yang normal selama rasa sakit tersebut tidak terasa begitu hebat dan dapat diatasi dengan obat pereda nyeri. Apabila terjadi efek samping yang tidak diinginkan pada saat pencabutan seperti perdarahan, syok,pusing, pingsan dan mual terjadi pada kondisi tertentu saja, seperti pada pasien dengan riwayat darah tinggi dimana saat pencabutan darahnya tidak terkontrol dan pada pasien dengan kecemasan berlebihan.

Disini saya berasumsi bahwa Saudari ingin mencabut gigi yang gingsul agar posisi gigi dapat lebih rapih dan baik secara estetik, dalam hal ini perawatan yang Saudari perlukan adalah perawatan orthodonti atau behel. Saya akan memberikan penjelasan sedikit mengenai perawatan orthodonti, perawatan orthodontik atau behel tidak dapat dilakukan secara sembarangan, semua prosedur ada standar operasionalnya. Ada beberapa cara untuk mendapatkan ruangan yang dibutuhkan untuk menggeser gigi-gigi yang posisinya perlu diperbaiki, diantaranya adalah pencabutan gigi. Jadi tidak semua kasus harus ada gigi yang dicabut, bergantung pada seberapa besar kebutuhan ruang dan tentunya dicabut/tidaknya gigi baru dapat diputuskan setelah dokter gigi melakukan serangkaian pemeriksaan. Seluruh gigi-geligi pasien diperiksa secara seksama, jika ada yang perlu mendapatkan perawatan (misalnya penambalan atau pembersihan karang gigi) maka harus dirawat terlebih dulu sebelum dilakukan pemasangan kawat. Lalu gigi pasien harus dicetak agar dapat dilakukan model/duplikat gigi. Duplikat ini diperlukan untuk menganalisa kebutuhan ruang dan melakukan rencana perawatan. Selain itu perlu dilakukan foto rontgen (ada dua foto, yaitu panoramik dan cephalometri). Foto ini penting, untuk membantu analisa kebutuhan ruang dan menilai posisi gigi terhadap tulang rahang sehingga dapat menunjang rencana perawatan. perawatan orthodontik terdiri dari beberapa komponen yaitu kawat gigi (wire), bracket (awam menyebutnya behel), rubber band (karet yang dipasang pada bracket untuk menahan kawat), dan molar band (dipasang pada gigi belakang, menahan ujung kawat agar tidak lepas dan melukai jaringan lunak mulut). Kawat yang dipasang pada bracket akan menghasilkan gaya untuk menggeser gigi.

 

Demikian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat.

Salam

Drg. Arni Maharani.

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar