Sukses

Nyeri Haid dan Perut Membucit

20 Oct 2014, 05:24 WIB
Wanita, 29 tahun.
Dok saya sudah menikah selama 2 thn tapi belum memiliki anak, tp saya belum periksa ke dokter. Selama ini haid saya teratur dan mengalami nyeri haid yg normal/wajar tdk terlalu sakit, tp 6bln terakhir ini saya mengalami nyeri haid yg sangat sakit pada perut bagian bawah dan jg kadang terasa nyeri seperti tertusuk di perut bawah sebelah kanan sehingga membuat saya susah berdiri hanya bisa membungkuk atau berbaring dan kadang sampai menangis, nyeri haid ini hanya berlangsung pada hari pertama menstruasi, setelah itu sudah tdk sakit lagi. Tepat pada saat saya bertanya ini saya sedang menstruasi, beberapa hari sebelum menstruasi sampai hari ini punggung bawah saya tepatnya sedikit diatas tulang ekor terasa nyeri sehingga kalau setelah duduk lalu berdiri ataupun sebaliknya terasa sakit, saya jd merasa nyaman kalo dibuat berbaring.Perut saya juga terlihat agak membuncit kurang proporsional dari badan saya meskipun saya sudah mencoba utk diet. Yang mau saya tanyakan dari semua gejala yg saya sebutkan diatas apakah saya mengidap kanker ovarium dok, mohon penjelasannya, terimakasih sebelumnya.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terimakasih atas pertanyaan Anda,

Kami memahami rasa khawatir yang Anda rasakan terhadap keluhan nyeri perut Anda.

Nyeri perut bagian bawah memang sering ditemukan pada perempuan yang sedang menstruasi. Nyeri tersebut diakibatkan oleh hormon prostaglandin yang dikeluarkan oleh otot-otot dinding rahim. Prostaglandin menstimulasi otot rahim tersebut untuk berkontraksi, menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti untuk beberapa saat dan meningkatkan sensitivitas ujung-ujung saraf nyeri, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Prostaglandin juga bertanggung jawab terhadap gejala muntah, diare, dan sakit kepala yang biasanya juga muncul bersamaan dengan nyeri perut.

Nyeri haid ini masih dibilang normal jika berlangsung selama 2 - 3 hari, umumnya dimulai sehari sebelum mulai menstruasi. Jika Ibu telah mengalami nyeri haid ini sejak pertama kali menstruasi, hal ini disebutkan dismenore primer, dan merupakan hal yang normal atau fisiologis. Seiring dengan bertambahnya usia, intensitas nyeri semakin berkurang, dan biasanya akan hilang setelah mengalami kehamilan.

Sementara itu, untuk meredakan nyeri (bila diperlukan), Ibu dapat meminum obat anti radang yang dijual bebas seperti ibuprofen. Namun, setiap obat memiliki risiko terjadinya efek samping, tak terkecuali obat-obat bebas ini. Umumnya efek yang perlu diperhatikan adalah efeknya terhadap saluran cerna (iritasi), hati, maupun ginjal. Karena itu konsumsi obat-obat ini sebaiknya hanya saat benar-benar diperlukan. Efeknya memang bukan langsung pada rahim, karena obat-obat ini sifatnya meredakan atau menyamarkan rasa sakit yang ada. Jamu-jamuan seperti Kiranti telah melalui uji klinis dan aman dikonsumsi. 

Dismenore sekunder berarti nyeri haid karena sebab-sebab tertentu berupa kelainan dari rahim, saluran tuba, dan indung telur, seperti peradangan dinding rahim, kista indung telur, infeksi rahim, dan radang rongga panggul. Salah satu faktor risiko nyeri haid yang berlebih adalah penggunaan kontrasepsi spiral. Riwayat merokok atau minum minuman beralkohol juga merupakan faktor risiko. Untuk mengatasinya, tentunya perlu ditangani penyebab-penyebab yang disebutkan di atas.

Jika tidak ada tanda-tanda tersebut, kemungkinan nyeri haid yang anda alami merupakan nyeri yang normal atau fisiologis. Selain itu, dapat dilakukan kompres hangat pada daerah perut bawah, pemijatan ringan pada perut bawah punggung bawah. Olahraga (terutama sebelum dimulainya menstruasi) dapat membantu mengurangi nyeri haid yang akan muncul. Namun jika keluhan anda terus menerus, saya menyarankan agar anda berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk dilakukan pemeriksaan langsung, karena tidak ada yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter.

 

Untuk gejala dari kanker ovarium biasanya muncul pada stadium lanjut, ditandai dengan nyeri peurt, pembesaran perut, dan lainnya. Berikut kami sertakan pula artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Kanker Ovarium

 

Sering Nyeri Perut Bawah? Waspada Gejala Kanker Ovarium

Menstruasi Dini dan Kanker Ovarium

Wanita Gemuk Riskan Terserang Kanker Ovarium 

Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke Dokter Kandungan dan Kebidanan agar dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan.

 

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (EA)

Salam, 

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar