Sukses

Nyeri Lutut dan Nyeri Haid

19 Oct 2014, 14:21 WIB
Wanita, 19 tahun.
1. Kaki saya kadang-kadang linu dok, dibagian dangkul kalau dengkul dipijet* sendiri pake tangan itu, sakitnya langsung pindah ke pergelangan kaki sempet priksa ke dokter, dibilangnya sih kecapekan tapi yg paling jelas itu kalau sudah kena dingin, biasanya langsung linu apalagi kalau kambuhnya malem, jadi susah tidur dan keseringan tidurnya itu sambil nekuk kaki karna dengan cara kayak gtu baru bisa tidur 2. kalau haidh, biasanya saya sakit perut pake banget selama sebelum atau 3hari dalam masa haidh kalau sudah seperti itu rasanya pengen tidur ajja, gag pengen beraktifitas lainnya, terkadang kaki linu* itu juga kambuh dok *mohon bantu menjawab konsultasi saya ini yahh dokk Terima Kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

1. Nyeri pada daerah lutut dapat berasal dari lutut itu sendiri atau dari tempat lain (seperti pinggang, pergelangan kaki atau punggung bagian bawah) karena adanya persarafan yang saling berhubungan. Struktur dari lutut terdiri dari tulang, tulang rawan, tendon, ligamen dan bursa. Kelainan atau gangguan pada struktur tersebut dapat menimbulkan nyeri. Penyebab nyeri lutut yang paling sering antara lain infeksi, peradangan, atau cedera.

 

 

 Dari deskripsi yang anda berikan, masih terdapat beberapa hal yang belum jelas, seperti :

  • Sejak kapan anda merasakan nyeri lutut
  • Bagaimana sifat nyeri yang anda rasakan? apakah terus menerus, nyut-nyutan, seperti ditusuk,dll
  • Apa aktivitas atau pekerjaan anda sehari-hari
  • Adakah perasaan baal atau kesemutan pada kaki atau telapak kaki
  • Adakah riwayat demam sebelum muncul nyeri?
  • Adakah riwayat trauma sebelumnya?

Karena itu diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter, khususnya oleh dokter spesialis penyakit dalam serta pemeriksaan penunjang baik pemeriksaan laboratorium, foto rontgen maupun pemeriksaan lain untuk memastikan penyebab nyeri lutut yang, terjadi apakah dikarenakan suatu proses infeksi atau peradangan. Untuk menguragi nyeri dapat dilakukan beberapa metode yang disingkat dengan PRICE, yaitu :

P : Protection (memberikan perlindungan pada bagian lutut)

R : Rest (mengisstirahatkan atau mengurangi aktivitas yang membuat lutut nyari)

I : Ice (mengkompres lutut dengan es bila terasa nyeri)

C : Compress (membalut lutut yang terasa nyeri)

E : Elevated (meninggikan kaki yang mengalami nyeri)

Selain itu dapat pula mengkonsumsi obat untuk mengurangi rasa nyeri setelah berkonsultasi dengan dokter.


2. yeri perut bagian bawah memang sering ditemukan pada perempuan yang sedang menstruasi. Nyeri tersebut diakibatkan oleh hormon prostaglandin yang dikeluarkan oleh otot-otot dinding rahim. Prostaglandin menstimulasi otot rahim tersebut untuk berkontraksi, menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti untuk beberapa saat dan meningkatkan sensitivitas ujung-ujung saraf nyeri, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Prostaglandin juga bertanggung jawab terhadap gejala muntah, diare, dan sakit kepala yang biasanya juga muncul bersamaan dengan nyeri perut.

Nyeri haid ini masih dibilang normal jika berlangsung selama 2 - 3 hari, umumnya dimulai sehari sebelum mulai menstruasi. Jika Ibu telah mengalami nyeri haid ini sejak pertama kali menstruasi, hal ini disebutkan dismenore primer, dan merupakan hal yang normal atau fisiologis. Seiring dengan bertambahnya usia, intensitas nyeri semakin berkurang, dan biasanya akan hilang setelah mengalami kehamilan.

Sementara itu, untuk meredakan nyeri (bila diperlukan), Ibu dapat meminum obat anti radang yang dijual bebas seperti ibuprofen. Namun, setiap obat memiliki risiko terjadinya efek samping, tak terkecuali obat-obat bebas ini. Umumnya efek yang perlu diperhatikan adalah efeknya terhadap saluran cerna (iritasi), hati, maupun ginjal. Karena itu konsumsi obat-obat ini sebaiknya hanya saat benar-benar diperlukan. Efeknya memang bukan langsung pada rahim, karena obat-obat ini sifatnya meredakan atau menyamarkan rasa sakit yang ada. Jamu-jamuan seperti Kiranti telah melalui uji klinis dan aman dikonsumsi. 

Dismenore sekunder berarti nyeri haid karena sebab-sebab tertentu berupa kelainan dari rahim, saluran tuba, dan indung telur, seperti peradangan dinding rahim, kista indung telur, infeksi rahim, dan radang rongga panggul. Salah satu faktor risiko nyeri haid yang berlebih adalah penggunaan kontrasepsi spiral. Riwayat merokok atau minum minuman beralkohol juga merupakan faktor risiko. Untuk mengatasinya, tentunya perlu ditangani penyebab-penyebab yang disebutkan di atas.

Jika tidak ada tanda-tanda tersebut, kemungkinan nyeri haid yang anda alami merupakan nyeri yang normal atau fisiologis. Selain itu, dapat dilakukan kompres hangat pada daerah perut bawah, pemijatan ringan pada perut bawah punggung bawah. Olahraga (terutama sebelum dimulainya menstruasi) dapat membantu mengurangi nyeri haid yang akan muncul. Namun jika keluhan anda terus menerus, saya menyarankan agar anda berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk dilakukan pemeriksaan langsung, karena tidak ada yang dapat menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (EA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar