Sukses

Lutenyl bagi wanita belum menikah

18 Oct 2014, 17:22 WIB
Wanita, 25 tahun.
Saya mengalami haid sejak tanggal 26 Oktober - 17 november (3 minggu). berhenti setelah diberi obat Lutenyl oleh dokter kandungan. yang ingin saya tanyakan, apa sebetulnya fungsi dari obat tersebut dan apa efek jangka panjangnya? yang saya tahu obat ini mengandung progesteron, apakah aman untuk saya yg belum menikah dan punya anak? Terimakasih.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Oligomenorea adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari. Sedangkan siklus menstruasi kurang dari 21 hari disebut polimenore. Menorrhagia adalah kondisi dimana darah haid berlebihan, sedangkan metrorhagia adalah kondisi dimana siklus haid tidak teratur, kadang satu bulan bisa 2 kali, kadang 1 kali, bisa juga 3 kali. 

Bagaimana dengan Anda? Bagaimana dengan siklus haid Anda selama 3 bulan terakhir?

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dan lain sebagainya

 

Lutenyl sendiri mengandung turunan hormon progesteron dan dapat diberikan sebagai terapi hormon pada penderita yang hampir menopause bersamaan dengan terapi estrogen, perdarahan yang fungsional (functional uterine bleeding), perdarahan pada fibroma, dan endometriosis. Jadi, lutenyl dapat diberikan pada siklus mens yang tidak teratur, entah itu maju ataupun mundur. Namun, tetap perlu dicari tahu apa yang menjadi penyebab ketidakteraturan mens Anda.

Untuk itu kami menganjurkan Anda untuk memeriksakan diri kembali ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda untuk memastikan penyebab dari keluhan yang Anda alami tersebut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar