Sukses

Riwayat Epididimitis dan Kesuburan

19 Oct 2014, 19:21 WIB
Wanita, 25 tahun.
Masih soal pertanyaan sya yg kmrn dok..wkt sakit epididimistis itu pernah kluar nanah dok d testisny..sperti bisul pecah gitu dok..cm qt gaa berobt dan konsul lg k dokter..smp akhirny itu nanah abis dngn sndrny..dan smp skrang suami sy gaa pernah lg ngerasain sakit dan kluar nanah..dan skrang jg gaa mengganggu aktifitas seks kami dok..nah apa org yg prnh punya rwyt epididimistis sulit untuk mndapatkan anak dok..? Kmi sudah menikah slama 9 bln..dan km sudah ingin skali punya anak..apa dengan testis 1 saja bisa punya anak dok..? Bagus gaa klo suami aq mnum nature E..maaf yaa dok sy bnyk bertanya..dan trimaksih sdh mluangkan wkt untuk mnjawab pertanyaan sya..
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Epididimitis yang tidak diobati dan berlangsung kronik dapat menyebabkan kerusakand ari epididimis dan testis sehingga menurunkan kesuburan pria. Jika sudah diobati maka kemungkinan adanya gangguan kesuburan berkurang. Hal ini dapat dikonfirmasi dengan pemeriksaan hormon dan analisis semen. 

jika Anda dan suami ingin mencoba untuk mendapatkan keturunan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Bagaimana dengan hubungan seksual Anda dan suami? Apakah Anda dan suami telah melakukan hubungan seksual minimal 2-3 kali/minggu? Lebih baik untuk melakukan hubungan seksual sesering mungkin pada saat merencanakan ingin memiliki keturunan.

Hubungan seksual juga perlu dilakukan terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.  Bagaimana dengan siklus haid anda selama ini?apakah teratur atau tidak?

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu

Jika telah menikah lebih dari 1 tahun dan berhubungan intens tetapi belum juga terjadi kehamilan maka kami menganjurkan agar Anda dan suami untuk melakukan pemeriksaan kesuburan.

Vitamin E ini dapat diberikan pasien dengan:

  • Penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah)

  • Pengendapan kolesterol pada arteri, trombosis, stroke, gangguan kesuburan, kelelahan, distrofi (kelainan jaringan akibat gangguan gizi) otot, neuralgia (nyeri syaraf)

  • Untuk menunda proses penuaan

Pemberian vitamin E pada perem[uan yang mengalami gangguan kesuburan memang dapat memperbesar kemungkinan untuk hamil, karena dapat membantu sperma dalam memasuki sel telur.  

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar