Sukses

Asam lambung dan Sesak Nafas

19 Oct 2014, 20:19 WIB
Wanita, 21 tahun.
dok, saya mau tanya apakah salah satu ciri kalau asam lambung sedang naik itu sesak nafas? saya sudah hampir 7 bulan mengalami sesak nafas dan sudah beberapa kali ke klinik, namun katanya asam lambung saya naik jadi sesak nafas, namun rasa sesak nafas itu masih saya rasakan juga sampai sekarang. Terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Saya mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Pertama izinkan saya menjelaskan tentang keluhan peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia. Syndrome dyspepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dyspepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Pengobatan sindrom dyspepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Awalnya,  Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala.Selain dengan pemberian obat anti asam lambung secara teratur, kami sarankan sebaiknya Anda menjaga pola makannya dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur, menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol dan menghindari obat-obatan yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin. Selain itu, stres psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Jika setelah menjalankan terapi di atas namun tetap tidak ada perbaikan pada keluhan-keluhan anda, Kami sarankan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Keluhan sesak nafas yang anda alami bisa jadi bagian dari penyakit ini atau merupakan bagian lain dari penyakit seperti apru atau jantung. Namun untuk menegakkan diagnosis diperlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar  Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal. 

Kami juga tidak menyarankan Anda untuk membeli obat secara bebas di apotek tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Demikian penjelasan yang dapat Kami berikan. Semoga membantu. (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar