Sukses

Anak Tidak Mau Diam

15 Nov 2013, 13:30 WIB
Wanita, 24 tahun.
dok saya mau tanya gmn ya cara mengatasi anak saya dia itu g betah duduk.n sering lari2 n jln2 suruh diem g mau pokokny super aktif deh.klo diem cumn pas tdur aja.gmn ya dok caranya mengatasi anak seperti ini.klo ortuny g sabar pasti bawaannya emosi terus,,,,,,anak saya umur 3 thn
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami mengerti keresahan yang Anda alami. Sebelum melanjutkan ijinkan saya menjelaskan sedikit mengenai ADHD. ADHD adalah kepanjangan dari "Attention Defecit Hiperactivity Disorder", dalam bahasa indonesianya berarti gangguan pemusatan perhatian seperti hiperaktif. Gangguan ini ditandai dengan tidak adanya kemampuan anak untuk memusatkan perhatiannya pada sesuatu yang dihadapi, Sehingga rentang perhatiannya sangat singkat waktunya. dibandingkan dengan anak lain yang seusianya. biasanya disertai dengan gejala hiperaktif dan tingkah laku yang impulsif. Untuk mengasuh anak dengan ADHD memerlukan kesabaran, konsistensi, energi dan perhatian yang lebih. Itulah hal yang terpenting yang harus Anda dan istri Anda ketahui. Anak dengan ADHD tidak akan berubah jika dimarahi atau ditegur dengan nada tinggi.
 
Penanganan anak penderita ADHD bisa dilakukan dalam bentuk terapi perilaku dan obat. tetapi hal ini sebaiknya dilakukan oleh atau dalam pengawasan orang yang ahli dalam bidang itu. Meski demikian terapi tersebut tidak akan memberikan hasil yang optimal bila tidak ditunjang oleh sikap kedua orang tuanya.
Secara tips memang ada beberapa tips untuk menghadapi anak dengan ADHD diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Membuat jadwal harian dan ditempelkan pada tempat yang mudah dilihat oleh anak. hal ini dapat difungsikan membantu anak untuk mengingat.
  2. Menata dan menempelkan segala keperluan anak secara permanen (tidak sering berpindah-pindah tempat) untuk memudahkan anak menemukan apa yang diperlukannya.
  3. Jika memberikan perintah, berikan secara langsung, singkat dan jelas.
  4. Saat anak menyelesaikan tugas, Minimalkan "faktor pengganggu" seperti televisi, komputer dan musik.
  5. Hindari menghukum dengan membentak atau menghukum secara fisik.
  6. Berikan tujuan yang jelas terhadap apa yang dilakukan anak, juga terhadap pilihannya.
  7. Gali keistimewaan anak dan berikan dorongan untuk memperoleh keprcayaan diri.
  8. Melakukan diet dengan menghindari kebiasaan mengkonsumsi makanan instan atau frozen food yang mengandung zat penambah rasa serta pewarna dan pemanis buatan, karena hal itu dapat memungkinkan untuk mendorong nervous system menjadi terlampau aktif. juga, makanan yang megandung gula dan karbohidrat sulingan berkadar tinggi, seperti nasi putih atau produk olahan tepung, jenis makan tersebut dapat memicu pelepasan hormon stres seperti andrenalin dan kortisol yang menimbulkan perasaan gelisah.
  9. Makanan yang sebaiknya disuguhkan adalah jenis makanan yang mengandung kalsium dan magnesium seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian hal ini di mungkinkan untuk membuat anak menjadi lebih tenang.
Jika dengan solusi diatas ini sudah diterapkan dan tidak ada sedikit perbaikan, saya menganjurkan untuk berkosultasi ke psikolog anak. Dengan itu psikolog tersebut dapat menganalisa anak anda lebih lanjut.
 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar