Sukses

Komplikasi Diabetes

15 Nov 2013, 13:54 WIB
Wanita, 47 tahun.
Selamat Siang Dok, Maaf Saya ingin Bertanya , Ibu saya Positif Diabetes, Dua jari kakinya sudah ada yang di amputasi, ibu saya rajin minum obat,jumlah asupan nasi sudah dikurangi, tapi beliau masih sesak napas ,batuk dan sering muntah dok dan kakinya membengkak dan mengeluarkan nanah dan darah dok,, itu gimana ya dok ? apakah batuk,sesak,dan muntah juga bisa disebabkan diabetes? lalu untuk penanganannya bagaimana dok? mohon penjelasannya,terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Diabetes merupakan penyakit yang menyerang berbagai organ, jadi bisa jadi keluhan ibu anda bervariasi mulai dari keluhan kaki, pernafasan dan lainnya.

Keluhan batuk dan sesak nafas perlu ditelusuri penyebabnya, apakah ini dari organ paru atau organ jantung. untuk menelusurinya diperlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Kontrol kadar gula darah yang baik merupakan salah satu kunci pengobatan diabetes dan komolikasinya. Hal tersebut dilakukan dengan cara berobat yang teratur, minum obat yang teratur, melakukan modifikasi gaya hidup dalam hal makanan dan aktivitas fisik. Jika kadar gula darah terkontrol, biasanya keluhan pada kaki pun berkurang. Selain itu, perlu juga dilakukan perawatan kaki diabetes. Karena baal, kaki menjadi lebih rentan terhadap luka dan infeksi. Pada pasien dengan DM, penanganan infeksi atau luka akan lebih sulit karena kadar gula darah yang tinggi merupakan tempat yang konusif bagi bakteri, sedangkan gangguan pada pembuluh darah perifer akan menghalangi suplai makanan terhadap jaringan yang luka tersebut.

Cara-cara perawatan kaki adalah:

  • Periksa kaki setiap hari, apakah ada kulit retak, melepuh, luka, perdarahan.
  • Bersihkan kaki setiap hari pada waktu mandi dengan air bersih dan sabun mandi. Bila perlu gosok kaki dengan sikat lunak atau batu apung. Keringkan kaki dengan handuk bersih, lembuh, sela-sela jari kaki harus kering, terutama sela jari kaki ke-3-4 dan ke-4-5.
  • Berikan pelembab/lotion pada daerah kaki yang kering, tetapi tidak pada sela jari, gunanya untuk menjaga agar kulit tidak retak
  • Gunting kuku kaki lurus mengikuti bentuk normal jari kaki, tidak terlalu pendek atau terlalu dekat dengan kulit, kemudian kikir agar kuku tidak tajam. Hindarkan terjadinya luka pada jaringan sekitar kuku. Bila kuku keras, sulit dipotong, rendam kaki dengan air hangat kuku selama + 5 menit. Bersihkan kuku setiap hari pada waktu mandi dan berikan cream pelembab kuku.
  • Pakai alas kaki sepatu atau sandal untuk melindungi kaki agar tidak terjadi luka, juga di dalam rumah
  • Gunakan sepatu atau sandal yang baik sesuai dengan ukuran dan enak dipakai, dengan ruang dalam sepatu yang cukup untuk jari-jari. Pakailah kaos/stocking yang pas dan bersih terbuat dari bahan yang mengandung katun.
  • Periksa sepatu sebelum dipakai, apakah ada kerikil/benda tajam lain. Lepas sepatu setiap 4-6 jam serta gerakkan pergelangan dan jari-jari kaki agar sirkulasi darah tetap baik
  • Bila ada luka kecil, obati luka dan tutup dengan pembalut bersih. Periksa apakah ada tanda-tanda radang.
  • Periksakan kaki ke dokter setiap kali kontrol.


Selain itu perlu dilakukan latihan senam kaki. Latihan ini dapat dilakukan dengan posisi berdiri, duduk dan tidur, dengan cara menggerakkan kaki dan sendi-sendi kaki misalnya berdiri dengan kedua tumit diangkat, mengangkat dan menurunkan kaki. Gerakan dapat berupa gerakan menekuk, meluruskan, mengangkat, memutar ke luar atau ke dalam dan mencengkeram pada jari-jari kaki. Latihan senam dapat dilakukan setiap hari secara teratur, sambil santai di rumah, juga waktu kaki terasa dingin.

Jika pengontrolan kadar gula darah dan perawatan kaki sudah dilakukan. Beberapa obat dapat digunakan untuk mengatasi rasa nyeri, kebas, atau baal yang dialami Ibu. Beberapa obat itu adalah penghilang nyeri, antidepresan dosis rendah, dan beberapa obat anti kejang. Obat penghilang rasa nyeri berupa asetaminofen seperti paracetamol, atau anti inflamasi non-steroid. Antidepresan pada dosis rendah dapat mengatasi rasa nyeri atau kebas yang ada. Anti kejang digunakan untuk menstabilisasi saraf yang rusak dan mengurangi sinyal nyeri yang dikirim ke otak. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pemberian metilkobalamin atau vitamin B12 juga membantu dalam mengatasi hal ini. Beberapa orang juga menyebutkan bahwa mandi air hangat juga dapat meredakan gejala baal atau kebas yang ada.

Tentunya obat-obat ini hanya dapat didapatkan dengan resep dokter. Karena itu, konsultasikanlah kepada dokter yang menangani diabetes ibu Bapak. Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (AN)

Terimakasih.


(Tim Redaksi Klikdokter)

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar