Sukses

Masturbasi & Ejakulasi Dini

18 Oct 2014, 17:12 WIB
Pria, 23 tahun.
dok saya dari smp sering onani sampai sekarang, 1 hari sampai 3 kali nah yg saya mau tanya : 1. saya seri keluar cairan sendiri ketika berpikir/melihat sek. apaah itu penyakit 2. mr.P saya jarang berdiri / susah berdiri walau pun dirangsang, apaah itu yg dinamakan ejukulassi dini dok, apa solusinya
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

 
Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keluarnya cairan yang bening dan kental yang keluar dari penis dapat merupakan keluarnya cairan pre-ejakulasi. Pada dasarnya, bila seorang pria sedang terangsang maka genitalianya akan menghasilkan cairan pre ejakulasi (cairan yang dikeluarkan sebelum cairan ejakulasi). Cairan pre-ejakulasi ini volumenya bervariasi pada setiap pria, dan warnanya cenderung bening dan kental. Cairan pre-ejakulasi ini tidak selalu harus diikuti dengan ejakulasi, namun biasanya terjadi ketika ereksi.

Ejakulasi dini memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi, dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan.

Untuk itu diagnosis ejakulasi dini baru dapat ditegakkan pada pasangan suami-istri yang telah melakukan hubungan intim.

Untuk mengatasi ejakulasi dini (ED) pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ED sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya.

Untuk informasi lengkap, Anda dapat mengakses artikel yang kami miliki yang berjudul: 


Onani yang terlalu sering memang dapat menurunkan ambang batas rangsang seksual pada pria sehingga memang dapat menyebabkan gangguan ereksi dan ejakulasi, namun hal ini baru dapat dideteksi setelah seseorang melakukan hubungan seksual dengan pasangannya yang sah.

Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). Kebiasaan melakukan masturbasi dapat menimbulkan masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi anda, dll. Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi seperti melihat gambar atau membaca buku-buku yang merangsang. 


Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar