Sukses

Onani dan Seks Anal

20 Oct 2014, 03:01 WIB
Pria, 23 tahun.
Dok,aq pengen tau sisi negatif dari melakukan onani dan sek anal.? Kebetulan aq banyak punya teman yang sering melalukan sek anal walaupun sesama jenis.. Dan tolong kasih tau jga,cara menghentikan dr ketagihan sek anal tersebut.. Dan aq salah satu dr koban sek yang menyimpang itu. Terimakasih.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Saya memahami kecemasan Anda. 

Onani yang terlalu sering memang dapat menurunkan ambang batas rangsang seksual pada pria sehingga memang dapat menyebabkan gangguan ereksi dan ejakulasi, namun hal ini baru dapat dideteksi setelah seseorang melakukan hubungan seksual dengan pasangannya yang sah.

Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). Kebiasaan melakukan masturbasi dapat menimbulkan masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya.

Demikian juga dengan seks anal. 

Anus (dubur) merupakan tempat pengeluaran tinja yang berlanjut ke usus besar, maka banyak kuman yang terdapat di sana. Tentunya penis akan menjadi kotor. Kuman-kuman yang ada dapat saja menempel ke saluran kencing dan menyebabkan infeksi.

Anus yang dimasukkan penis dapat lama-kelamaan menjadi longgar dan lubang anus menjadi besar. Bila otot yang melingkari anus longgar, maka tentunya terdapat gangguan dalam buang air besar. Lama-kelamaan akan terbentuk anus corong (anus tampak bolong). 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi dan seks anal adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi anda, dll. Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi dan seks anal seperti melihat gambar atau membaca buku-buku yang merangsang. 

Dekatkanlah diri Anda kepada Tuhan dengan berdoa atau mengikuti kegiatan keagamaan. Keluar dari kebiasaan dan kecanduan seks bukanlah hal yang mudah dan singkat. Prosesnya dapat sangat sulit dan berat, karena Anda bukan hanya mencoba melawan keinginan tubuh namun juga melawan kecanduan dalam otak Anda. Untuk itu, Anda memerlukan rekan atau bantuan konseling agama maupun medis untuk membantu Anda keluar dari kecanduan ini. Proses yang Anda jalani akan lebih sulit jika Anda mengatasi ini sendirian. Dukungan dari orang-orang yang dapat Anda percaya akan membantu Anda pulih dengan lebih mudah. 

Langkah paling awal yang dapat Anda ambil adalah dengan menghindari atau memutuskan hubungan dengan teman-teman Anda yang melakukan praktik menyimpang ini sehingga Anda tidak lagi tergoda untuk melakukannya. Anda perlu keluar dari suasana dan lingkungan teman-teman Anda tersebut. Setelah itu, Anda perlu mencari bantuan konseling agama atau medis untuk membantu Anda melewati proses pemulihan.

Menghentikan ketagihan ini memang bukan hal yang mudah tapi juga bukan hal yang mustahil. Dengan berusaha menghentikannya, Anda sudah berhasil untuk menyayangi diri Anda sendiri.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar