Sukses

Policystic Ovarian Syndrome

17 Oct 2014, 15:53 WIB
Wanita, 23 tahun.
dok,, saya mau tanya.. apa obat yang bisa menyembuhkan polikistik..??? apa saya bisa mengkonsumsi obat penyubur kandungan..??trus obat apa yang bisa saya konsumsi untuk menyuburkan kandungan saya..?? tolong di bantu yah dok.. terima kasih
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih atas kesetiaan Anda dalam menggunakan fasilitas e-consultation KlikDokter.

Kami memahami keluhan yang Anda rasakan, sebelum melanjutkan ijinkan kami untuk dapat menjelaskan sedikit mengenai PCOS. Sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan,  pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Memang, mayoritas penderita sindroma ovarium polikistik memiliki masalah dengan berat badannya dan resistensi insulin yang menyebabkan hambatan perkembangan folikel kemudian memicu terjadinya siklus anovulatorik (tanpa sel telur). Namun perlu diketahui bahwa perkembangan penyakit ini juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Hampir semua penderita PCOS memiliki kerabat sedarah yang pernah menderita masalah yang sama.

Agar dapat mengalami pembuahan, sel sperma harus bertemu dengan sel telur matang. Akan tetapi hanya sebagian kecil penderita PCOS yang mengalami pelepasan sel telur matang dari indung telur (ovulasi), sehingga sebagian besarnya dapat mengalami kesulitan untuk memiliki keturunan. Namun bukan berarti kehamilan tidak mungkin terjadi. Pada keadaan ini, dibutuhkan terapi bantuan untuk meningkatkan kesempatan terjadinya kehamilan.

Dokter perlu melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menilai ada/tidaknya ovulasi pada Anda, baru dapat  ditentukan terapi yang sesuai. Perlukah dilakukan induksi ovulasi ataukah terapi lain? Diskusikanlah dengan dokter kebidanan dan kandungan Anda mengenai berbagai pertimbangan yang mungkin diambil, agar dapat tercapai solusi yang terbaik untuk Anda dan pasangan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat. (AK)

Salam Tim redaksi KlikDokter

 

 

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar