Sukses

Stretch Mark

18 Oct 2014, 11:20 WIB
Wanita, 23 tahun.
dok ketika hamil,amankah menggunakan handbody untuk mencegah/menghilangkan Stretch marks? sedangkan handbody sendiri mengandung bahan kimia. terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan anda, 
 
Garis-garis di perut yang sering disebut stretch mark (striae)  terjadi karena peregangan kulit dalam waktu singkat seperti pada kehamilan, kegemukan atau pemakainan obat steroid pada penderita asma sehingga kulit kehilangan elastisitasnya.  Striae biasanya diawali dengan garis kemarahan atau keunguan, lama kelamaan akan berubah menjadi warna putih, tapi bila diamati seperti silver. Pada kehamilan sering kita menyebutnya sebagai "striae gravidarum". 

Lapisan kulit terdiri dari 3 lapisan lapisan epidermis (paling luar), lapisan dermis, lapisan endodermis. Lapisan dermis adalah lapisan yang yang menyangga kulit agar tetap mulus dan banyak mengandung pembuluh darah yang mengangkut nutrisi, sehingga terjadinya stretch mark karena menyebarnya pembuluh-pembuluh darah dari dermis ke lapisan epidermis yang menipis. Ibu hamil yang selama kehamilannya banyak mengkonsumsi cairan, nutrisi tinggi dan diet seimbang akan mencegah terjadinya striae. Stretch mark atau striae yang sudah terjadi tidak dapat dihilangkan seratus persen tapi hanya bisa diminimalisir dengan menggunakan krim disertai melakukan tindakan -tindakan medis.

Biasanya setelah 6 bulan pasca melahirkan striae akan menipis bahkan akan terlihat hilang sendiri, kecuali pada stretch mark yang berat. Saat ini banyak produk krim yang dapat digunakan pada wanita hamil untuk mencegah terjadinya striae yaitu yang mengandung vit A , vit E dan extra virgin coconut oil yang membuat kulit tetap kencang .

Gunakanlah krim yang tidak banyak mengandung lemak agar mudah terserap kedalam kulit dan diimbangi dengan mengkonsumsi makanan yang banyak nutrisi. Oleskan krim tersebut setiap hari sambil melakukan massage agar memperbaiki sirkulasi darah setempat. Untuk hasil yang lebih baik Anda dapat berkunjung ke dokter ahli kulit dan kelamin.

Demikian informasi kami dapat berikan. Semoga bermanfaat. (EA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar