Sukses

Anak Susah Makan

11 Nov 2013, 18:56 WIB
Wanita, 37 tahun.
gimana mengatasi anak yg susah makan anak saa 2,5 tahun laki2 berat 16 kg ?
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Berapa lama kah sudah ada masalah susah makan pada anak Anda? Bagaimana dengan pertumbuhannya? 

Beberapa penyebab lain yang menyebabkan anak tidak mau makan diantaranya adalah :

  • Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak merasa lapar. Contohnya permen, minuman ringan, coklat, chiki,dll. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.
  • Minum susu terlalu banyak. Padahal setelah anak berusia 1 tahun, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kalsium dan fosfor sendiri mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah. Kurangi susu! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua
  • Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan. Variasikan menu makanan dengan baik.
  • Anak sedang dalam fase 'negativistik'. Bina komunikasi yang baik dengan anak. Bersabarlah menghadapi anak.
  • Anak sedang sakit / sedih. Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih.

Apa kira-kira penyebabnya pada anak Anda? Masalah makan pada anak adalah memberikan makan dengan waktu seperti bayi (usia kurang dari 1 tahun), yaitu setiap 3 jam.

  1. Sebaiknya susu hanya diberikan pagi dan malam sebelum tidur
  2. Pukul 9-10 pagi berikan buah/jus buah
  3. Siang hari berikan nasi lembek dengan sayur dan daging cincang, dan
  4. Sore hari berikan roti dengan jus buah atau nasi lembek.

Perlu diingat bahwa nafsu makan anak umumnya mulai berkurang, tapi hal itu normal dialami. Cobalah menyiasati pola makan anak anda seperti tertulis di atas. Diharapkan dengan menerapkan tips tersebut, masalah makan anak anda dapat teratasi dengan baik. Agar mendapatkan penilaian yang lebih menyeluruh, bawalah anak Anda ke dokter.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(AK)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter




 

    0 Komentar

    Belum ada komentar