Sukses

Haid Tidak Teratur

13 Nov 2013, 08:07 WIB
Wanita, 22 tahun.
Dok, saya mau bertanya.. Sudah sekitar 1 tahun belakangan ini haid saya tidak teratur, bisa 2 atau 3 bulan sekali, dan ketika saya haid bisa sampai 1 bulan baru berhenti. Ketika menjelang datang haid dan ketika haid ingin berhenti selalu ditandai dengan munculnya cairan seperti keputihan namun berwarna coklat kehitam-hitaman dan berbau namun saya tidak merasakan gatal didaerah Miss V saya atau sakit perut. Apa hal ini berbahaya dok? Saya ingin periksa ke dokter namun takut apabila ditemukan ada penyakit dan yang saya dengar dari beberapa teman saya pemeriksaan terhadap keanehan saya ini harus menggunakan alat yang dimasukan dari alat kelamin padahal kan saya masih lajang.. Kalaupun saya harus memeriksakan diri saya, kira-kira saya harus memeriksakan diri ke rumah sakit mana yang spesialis menangani hal ini dan pemeriksaan apa yang harus saya jalani? Terima kasih dok..
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Saya mengerti kekhawatiran anda karena siklus haid anda tidak teratur. Pertama saya akan memberikan penjelasan tentang apa yang disebut siklus haid normal.

 

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari.

Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

  • Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Pengobatan yang diberikan akan disesuaikan dengan penyebabnya. Karena itu, kami menyarankan Anda dapat memeriksakan diri anda ke dokter kebidanan dan kandungan untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut serta pemberian terapinya. Anda tidak perlu takut, pemeriksaan yang akan dilakukan umumnya berupa pemeriksaan ultrasonografi (USG) melalui perut bagian bawah dan/atau pemeriksaan kadar hormon seks dalam darah. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (PNA)

Salam

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar