Sukses

Keputihan

07 Nov 2013, 13:30 WIB
Wanita, 20 tahun.
*dok aku punya masalah keputihan , jenisnya kental warna putih susu jika saya masukan jari ke mis V, pasti akan ikut cairan kental itu,, kalau baunya tidak ada hanya bau asam biasa, tapi yang saya khawatirkan cairan kental itu banyak di dalam vagina saya, terkadang gatal, tapi 1 bulan se kali atau 2 x saja paling banyak, apakah itu biasa, soalnya saya papsmear hasilnya biasa saja, hanya ada sedikit jamur ,, dok apakah air daun sirih yang direbus itu baik untuk mis v, dan jika disemprotkan ke dalam mis v apakah aman dan bisa mengatasi keputihan saya , bolehkan sering2 menggunakan rebusan daun sirih itu ?? , terimakasih,
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami keluhan serta kondisi yang Anda alami. Apakah Anda sudah menikah atau aktif berhubungan seksual? Kami juga tidak menganjurkan Anda memasukkan jari Anda ke dalam vagina karena di jari Anda mengandung jutaan bakteri dan dapat menyebabkan infeksi pada vagina Anda. Terlebih jika Anda belum menikah, hal tersebut dapat menyebabkan robekan pada hymen dan perlukaan pada vagina. Rebusan air daun sirih sendiri berfungsi sebagai antiseptik/anti bakteri namun sayangnya belum ada penelitiannya di bidang kedokteran. Kami tidak menganjurkan Anda menggunakan daun sirih tersebut karena dikhawatirkan tidak higienis dan dapat merusak pH normal vagina. 

 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.
 
 
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Bagaimana dengan keputihan Anda?
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.Kami sarankan  anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab dari keputihan  pada  anda dan mendapatkan pengobatan yang sekiranya diperlukan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

 

Salam,


Tim Redaksi Klik Dokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar