Sukses

Hasil Pemeriksaan Sperma

07 Nov 2013, 12:54 WIB
Wanita, 27 tahun.
Dok, saya pasangan yang sudah menikah hampir 3 tahun dan belum dikarunia anak..saya(istri)sudah melakukan pemeriksaan USG dan dinyatakan baik2 saja..tidak ada masalah dengan rahim saya. kemudian saya periksakan suami dengan analisis sperma... saya mau tanya hasil dari lab nya dok.. warna putih susu volume 3 PH 9.0 viscositas semiviscous pencairan 13 pergerakan aktif 33 lemah 40 tidak bergerak 41 jumlah sperma 65 apa maksudnya dok??apa ada masalah dengan sperma suami saya?bagaimana cara mengatasinya?dan bagaimana kiat2nya biar saya cepat hamil dok.. bagaimana cara agar sperma suami saya normal kembali dok????? terimakasih banyak infonya ya dok...
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Saya memahami kecemasan Anda. Untuk memahami hasil pemeriksaan sperma Anda perlu diketahui secara jelas dan langsung hasilnya, karena pemaparan Anda kurang jelas. Secara umum dalam sekali ejakulasi terdapat 20 juta/mm sperma. Motilitas atau pergerakan sperma sebaiknya di atas 50% dan bentuk normalnya pun sebaiknya di atas 30%. Untuk itu, angka-angka yang Anda paparkan perlu diperjelas satuannya. Jika jumlah sperma berada di bawah 20 juta/mm maka kondisi ini disebut dengan Oligospermia.

Selain itu derajat keasaman pada cairan mani suami Anda juga kurang baik. 

Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya oligospermia (jumlah sperma kurang dari normal), antara lain:

  • kelelahan

  • tidur yang kurang

  • kegemukan

  • kebiasaan merokok dan minum minuman keras

  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi

  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)

  • suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis

  • ketidakseimbangan hormon testosteron

  • varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)

  • infeksi

     saluran reproduksi
  • kelainan kromosom

Rutinitas yang terlalu padat bisa jadi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi secara tidak langsung melalui efek psikologinya. Namun masih terdapat faktor lain yang juga perlu digali lebih lanjut.

Sayangnya 60% masalah sperma tidak diketahui penyebabnya dan dari yang diketahui penyebabnya, sebagian besar tidak bisa diobati (mis:kelainan kromosom). Jika tidak diketahui penyebab yang jelas, maka tidak ada pengobatan khusus yang tepat untuk mengatasi gangguan sperma.

Sebaiknya, Anda dan suami berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi atau dokter spesialis urologi untuk mengetahui kesimpulan hasil pemeriksaan sperma suami Anda dan mencari sumber permasalahan. Perbaikan pola hidup (hindari rokok, alkohol, obesitas, dll), mungkin dapat membantu memperbaiki sperma.

Saya doakan Anda dan suami dapat memperoleh keturunan. Tetaplah bersabar, berdoa dan berusaha. Ada cara-cara seperti bayi tabung atau inseminasi buatan yang dapat menjadi pilihan solusi jika kehamilan dengan cara alami ternyata sulit. Diskusikanlah hal ini dengan dokter Anda.


Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar