Sukses

Nyeri Saat Berhubungan Intim

08 Nov 2013, 17:54 WIB
Wanita, 33 tahun.
saya menggunakan iud sudah 1 tahun. selama ini tidak ada keluhan jika berhubugan intim dengan suami. tetapi akhir-akhir ini saya merasakan sakit dibagian perut ketika bersenggama jika penis dimasukkan terlalu dalam, karena ukuran penis suami saya termasuk besar dan panjang. apakah rasa sakit ini efek dari iud yang berbenturan dengan penis karena sakitnya terasa jika penis terlalu dalam. Saya sudah sampaikan hal ini ke suami tetapi dia tdk mau, Gak puas katanya kalo ga dalem. O ya Dok, berapa lama kita harus periksa posisi IUD, dan apakah IUD bisa bergeser letaknya?
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal,  pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  • berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • infeksi pada vagina
  • infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
  • peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Jadi penyebab dari dispareunia itu bermacam-macam. Untuk nyeri pada penetrasi dalam, umumnya dapat disebabkan karena infeksi, peradangan panggul, atau endometriosis. Biasanya untuk pemeriksaan iud dilakukan dalam waktu 3 - 5 tahun, namun kami sarankan karena muncul nyeri saat berhubungan coba saja anda lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan dan kebidanan anda. 

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk membantu mencegah nyeri  tersebut antara lain :

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. 
  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.
  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina anda.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (EA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar