Sukses

Minum Susu Kedelai

18 Oct 2014, 20:10 WIB
Pria, 47 tahun.
apakah memang betul minum susu kedelai mempunyai efek negatif ?, sedangkan kita dianjurkan untuk minum menurut ahli gizi.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami mengerti rasa khawatir yang anda rasakan terkait konsumsi susu kedelai.

Produk-produk yang dibuat dari kedelai, termasuk susu kedelai mengandung fitoestrogen yang dikenal dengan nama isoflavone. Isoflavone ini terdapat dalam berbagai bentuk dan akan memberikan efek yang berbeda-beda. Sebagian isoflavone akan memberikan fungsi yang menyerupai hormon estrogen di dalam tubuh, namun efek yang dihasilkan sangat rendah jika dibandingkan dengan hormon estrogen asli di dalam tubuh. Sementara sebagian isoflavone lainnya akan bekerja sebagai antiestrogen yang akan menghambat aktivitas hormon estrogen dalam tubuh.

Dampak susu kedelai khususnya pada wanita disimpulkan beberapa penelitian, dimana konsumsi susu kedelai dalam dosis tinggi dapat memperpanjang siklus menstruasi, menurunkan hormon FSH (Follicle-stimulating hormone) dan menurunkan hormon LH (luteinizing hormone). Bagi wanita-wanita yang memang bermasalah dengan kesuburannya, perubahan keadaan hormon ini dapat mempersulit kesempatan untuk hamil. Namun dosis tinggi yang dapat menimbulkan efek seperti ini adalah setara dengan 3 gelas susu soya selama sebulan (mengandung 60 gram protein soya yang setara dengan 45 mg isoflavone). Dalam keadaan normal, pada umumnya orang tidak akan mengkonsumsi susu soya sebanyak itu.

Mengkonsumsi susu soya dalam jumlah sedang tidak akan mengganggu kesehatan anda. Jika anda sempat membaca artikel yang dimuat di Klikdokter, artikel tersebut  memuat dampak konsumsi susu kedelai yang berlebihan. Sampai saat ini di Indonesia masih belum diadaptasi kesimpulan penelitian tersebut terhadap populasi orang Indonesia. Jadi selama anda mengkonsumsi susus kedelai satu gelas per hari, sepertinya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Semoga jawaban ini membantu. (AN)

Tim redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar