Sukses

Anak Sulit BAB

30 Oct 2013, 18:32 WIB
Wanita, 23 tahun.
dok saya mau tanya,,anak saya umurnya 3,6 tahun 2minggu belakangan ini dia susah BAB nya..dalam 2 minggu itu dia rasa buang air besar udah 5kali tpi gak pernah keluar,,gimana dok saya minta sarannya krena dia selalu menangis ketika rasa BAB dan tidak mau makan buah-buahan.????DOK apakah boleh sya pakai obt pencahar BAB seperti mikrolax hijau pda anak umur 3,6 tahun?? mohon sarannya dok,,terima kasih....
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Kami mengerti kekhawatiran Anda. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi konstipasasi pada anak termasuk konsumsi terlalu banyak susu sapi, diet yang rendah serat, dan tidak cukup minum. Selain itu, faktor yang juga dapat mempengaruhi adalah kebiasaan menahan buang air besar (BAB), riwayat keluarga dengan konstipasi, dan perubahan rutinitas.

Cara untuk mencegah dan menangani konstipasi, antara lain:

  • Memodifikasi diet anak, termasuk mengurangi konsumsi makanan yang dapat menyebabkan konstipasi seperti susu sapi, keju, dan makanan lain yang rendah serat. Pada anak yang mengkonsumsi banyak susu, susu soya menjadi alternatif yang baik 
  • Meningkatkan konsumsi serat pada anak. Perhitungan kebutuhan serat per hari pada adalah 5 atau 6 gram + usia dalam tahun. Jadi, kebutuhan serat untuk anak Anda kira-kira adalah 9 gram per hari. Serat banyak terkandung pada buah-buahan dan sayuran. Perhatikan juga label nutrisi produk makanan yang diberikan untuk anak. 
  • Meningkatkan jumlah cairan yang diminum oleh anak. Berikan minimal 2 - 3 gelas air atau jus buah setiap harinya. 

Perubahan diet ini memerlukan waktu untuk menjadi efektif. Sementara itu, anak perlu diberikan obat untuk melunakkan tinja. Obat diberikan dalam jangka waktu lama sebagai terapi maintenance. Laksatif yang bersifat osmotik (menarik cairan ekstra ke dalam usus besar untuk melunakkan tinja) dapat digunakan. Pemberian laksatif berupa gliserin supositoria seperti Microlax® juga diperbolehkan untuk pertolongan sementara. Kami menyarankan agar Ibu membawa anak ke dokter anak untuk diperiksa secara langsung serta diberikan terapi yang yang sesuai dengan dosis yang tepat. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar