Sukses

Varikokel dan kualitas sperma

18 Oct 2014, 10:34 WIB
Pria, 23 tahun.
apakah Varicocelle mempengaruhi kualitas Sperma? mohon pencerahannya Dok ...
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Varises di kantung zakar dikenal di dunia medis sebagai varikokel. Varikokel adalah pelebaran pembuluh darah vena pada skrotum (buah zakar) yang mendarahi testis. Penyebab dari varikokel ini diantaranya adalah idiopatik yang disebabkan karena fungsi katup vena yang tidak bekerja sempurna.

Varikokel umumnya terjadi pada 15-20% pria dan penyebab gangguan kesuburan pada 40% pria. Penyebab lain adalah varikokel sekunder yang disebabkan oleh penekanan pada vena yang umumnya terjadi akibat keganasan di rongga panggul / perut. Biasanya terjadi pada pria di atas usia 40 tahun.

Pasien biasanya datang ke dokter dengan keluhan infertilitas (mandul). Dapat terlihat adanya pembengkakan pada skrotum dan rasa nyeri serta rasa berat. Jika dipegang, dapat terasa seperti kita memegang kantung yang berisi banyak cacing.

Tidak semua varikokel membutuhkan operasi, yang memerlukan operasi adalah :
1. Jika varikokel tersebut dapat teraba (sudah cukup besar)
2. Jika suami dan istri terbukti ada infertilitas
3. Jika istrinya subur
4. Jika hasil tes sperma pada laki-laki membuktikan adanya gangguan kesuburan

Pria dengan varikokel belum tentu memiliki hasil analisis sperma yang kurang baik. Tergantung dari seberapa besar gangguan varikokel tersebut. Namun pria dewasa yang memiliki varikokel disertai analisis semen (kualitas dan kuantitas sperma) yang abnormal dan berniat untuk memiliki anak, maka disarankan untuk melakukan terapi pada varikokelnya, yaitu operasi. Repair atau perbaikan dari varikokel telah dibuktikan berdasarkan penelitian dapat memperbaiki kualitas dan kuantitas sperma atau dalam kata lain dapat memperbaiki kesuburan.

Penelitian tentang varikokel yang diterbitkan oleh Jurnal Urologi Indonesia menghasilkan suatu kesimpulan dimana 6 bulan setelah operasi didapatkan perbaikan signifikan volume testis kiri dan konsentrasi spermatozoa. Motilitas atau pergerakan serta morfologi atau bentuk dari sperma tidak menunjukkan perubahan yang berarti setelah 6 bulan pasca operasi. Kehamilan terjadi pada 3 bulan pasca operasi berkisar 25% dan meningkat menjadi 50% pada 6 bulan pasca operasi.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter
 

    0 Komentar

    Belum ada komentar