Sukses

Nyeri ulu hati

28 Oct 2013, 16:59 WIB
Pria, 24 tahun.
Dok, saya ingin bertanya... saya udah hampir 1 bulan ini ada nyeri di ulu hati, sebelumnya saya sudah konsultasi ke dokter dan beliau menyatakan saya terkena gejala Maagh, dan di beri obat Maagh. namun dok, obat yg saya konsumsi habis namun nyeri di ulu hati masih tetap sering saya rasakan. pertanyaan saya, biasanya apabila ada keluhan seperti saya tersebut penyakit apakah yg kemungkinan saya derita dok? terima kasih banyak
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Keluhan-keluhan yang Anda berikan menggambarkan adanya gangguan di saluran pencernaan. Antara keluhan satu dengan yang lain mungkin saja saling berhubungan namun bisa juga disebabkan oleh penyebab yang berbeda. Harus dilakukan pemeriksaan fisik dan anamnesis atau wawancara riwayat penyakit lebih dalam lagi untuk mengetahuinya, seperti

  • sejak kapan keluhan ini dirasakan oleh Anda ?
  • dimana lokasi sakit perut yang anda rasakan? Apakah hanya di sekitar ulu hati saja atau di bagian perut yang lain?
  • bagaimana pola makan Anda?
  • bagaimana kebiasaan Anda (seperti merokok, kopi, alkohol)?
  • apakah nyeri perut dan kembung berhubungan dengan makanan ?
  • berapa kali Anda BAB dalam sehari?
  • apakah anda pernah mengalami hal ini sebelumnya?
  • Apakah ada keluhan lain?
  • dll

Semua pertanyaan-pertanyaan tersebut diajukan untuk lebih menyempitkan diagnosis atau penyebab dari keluhan Anda.

Secara umum, keluhan-keluhan yang dirasakan oleh anda dalam dunia kedokteran dikenal sebagai syndrome dyspepsia/maag. Syndrome dyspepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dyspepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Pengobatan sindrom dyspepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Awalnya,  anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala.Selain dengan pemberian obat anti asam lambung secara teratur, kami sarankan sebaiknya Anda menjaga pola makannya dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur, menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol dan menghindari obat-obatan yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin. Selain itu, stres psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Jika setelah menjalankan terapi di atas namun tetap tidak ada perbaikan pada keluhan-keluhan anda, Kami sarankan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam khususnya konsultan gastroenterologi (saluran cerna). Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar  Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal. 

Kami juga tidak menyarankan Anda untuk membeli obat secara bebas di apotek tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Demikian penjelasan yang dapat Kami berikan. Semoga membantu. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar