Sukses

Bahaya hubungan sedarah

26 Oct 2013, 20:01 WIB
Wanita, 30 tahun.
Dh, Saat ini saya berhubungan dekat atau berpacaran dengan laki laki yang masih ada hub keluarga dengan saya. Kakek saya (dari pihak Ibu saya) dan Nenek (dari pihak Bapak pacar saya) adalah adik kakak kandung. Sehingga saya dan pacar saya masih sepupu. Apakah kami bisa melanjutkan hub kami jika dilihat dari hub keluarga kami seperti yg saya jelaskan tadi dan jika bisa apakah berbahaya atau nanti keturunan kami bisa cacat. Mohon penjelasannya. Terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Kami memahami kekhawatiran dan kegelisahan Anda. Berdasarkan ilmu medis, memang pernikahan antara dua orang yang masih memiliki hubungan kekerabatan yang dekat memang memiliki risiko 1.7–2.8% untuk memiliki keturunan yang mengalami kelainan genetik. Hal ini disebabkan karena 2 orang yang masih memiliki relasi persaudaraan yang dekat/hubungan darah juga masih memiliki hubungan genetik yang hampir sama. Dua genetik yang hampir sama ini juga berarti memiliki kelebihan yang hampir sama atau sama dan kekurangan yang hampir sama atau sama. Kekurangan yang sama tersebut dapat memperbesar kemungkinan terjadinya kelainan genetik pada keturunannya.

The Latin American Collaborative Study of Congenital Malformation menemukan bahwa pada perkawinan antara mereka yang memiliki hubungan darah ditemukan keturunan dengan kelainan kongenital seperti hidrosefalus, bibir sumbing, polidaktili (jumlah jari  kaki dan atau tangan yang lebih banyak dari normal), kelainan kongenital pada jantung.

Sebuah laporan dari BBC juga menyebutkan bahwa perkaawinan antara merek ayang memiliki hubungan darah (secara khusus disebutkan antara sepupu generasi pertama) memiliki kemungkinan 13 kali lebih besar dari pada populasi umum untuk memiliki keturunan yang mengalami kelainan genetik, meninggal pada saat baru lahir atau mengalami cacat yang serius.

Berbagai kerugian medis ini merupakan dasar untuk tidak menganjurkan perkawinan antara mereka yang memiliki hubungan darah.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (NO)

Salam,                                       

Tim Redaksi Klik Dokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar