Sukses

Kista dan haid tidak teratur

19 Oct 2014, 07:43 WIB
Wanita, 30 tahun.
Dok, saya kemarin di USG trus kata dokter da kistanya 3 cm, tapi kata dr. gausah dioperasi, yang saya mau tanyakan, terapi apa buat saya biar haid teratur datangnya ga mundur-mundur trus bagi saya yang dinyatakan da kistanya, terimakasih dok, jawabannya
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sebelum kami melanjutkan, perlu kami perjelas kista yang Anda maksudkan. Di mana letak kista yang Anda maksudkan tersebut karena meskipun yang paling sering ditemui pada wanita adalah kista indung telur (ovarium), namun kista dapat juga terjadi di rahim. Penanganan kista juga bergantung pada jenis kistanya. 

 

Kista yang fungsional dapat tumbuh sampai sebesar 6 cm namun umumnya tidak memerlukan terapi dan akan menghilang dalam jangka waktu beberapa bulan. Kista ini hanya memerlukan observasi saja dan pemeriksaan USG rutin untuk mengawasi pembesaran dari kista. Apabila kista semakin kecil atau menghilang maka tidak diperlukan terapi apapun.

Terapi pembedahan baru dipertimbangkan pada kista berukuran > 6cm dan tampak membesar atau tidak mengecil (ukuran tetap) setelah 2-3 siklus menstruasi. Selain itu, tindakan operasi juga dapat dilakukan apabila timbul keluhan nyeri.

 

Saya mengerti kekhawatiran anda karena siklus haid anda tidak teratur. Pertama saya akan memberikan penjelasan tentang apa yang disebut siklus haid normal.

 

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari.

 

Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

  • Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Pengobatan yang diberikan akan disesuaikan dengan penyebabnya. Pemakaian IUD biasanya jarang menimbulkan kelainan pada siklus haid. 

 

Karena itu, kami menyarankan bila dirasakan hal tersebut cukup menganggu Anda, maka Anda dapat memeriksakan diri anda ke dokter kebidanan dan kandungan untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut serta pemberian terapinya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar