Sukses

Haid Tidak Teratur & Keputihan

20 Oct 2014, 06:46 WIB
Pria, 24 tahun.
pagi dok...saya seorg wanita berusia 24 tahun dan belum menikah.,selama 1 thn terakhir ini saya merasa haid saya tidak teratur dan bahkan bisa sampe 2x dlm 1 bln dan volumenya sgt sedikit. kalo bulan ini sy haid dan pasti 2 mggu lg akan ada bercak darah + lendir putih yg kental bs sampe 1 mggu,dan ini sdh sya alami 1 thn terakhr ini. wkt sy tanya dkter umum ttg hal ini,ktnya mgkin krn pengaruh stres,pekerjaan berat. Dan sy akui memang dlu sy sering kerja smpe lembur ddpan komputer,tdr jg kurang. Tp bln ini sy gk cpek lg dan stres jg udh mulai berkurang tp haidnya msh ttp bgtu. sy dlu pernah mengkonsumsi Natur E ttp skrg sdh berhenti. Apakah ada pengaruh minum Natur E tsbt yh dok?? Keputihan sy jg sering agk kental dan byk dan ini sdh berlgsg 1 thn terakhir jg. Apa yg hrs sy lakukan dok?tips apa baiknya bgi sy? Sy mulai haid umur 12 thn saran dr dkter sgt sy harapkan Trimakasih....
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Haid Tidak Teratur

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari.  

Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

  • Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat  menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak. Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol.

Jika siklus haid terjadi diluar batas-batas normal yang telah disebutkan diatas secara berulang, berarti telah terjadi gangguan dalam proses menstruasi dan hal ini perlu dievaluasi lebih lanjut oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan sehingga diketahui penyebab dari gangguan siklus haid dan mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Keputihan

Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Bagaimana dengan Anda? Lendir yang keluar dari vagina Anda sekitar 10 - 14 hari sebelum haid bisa saja merupakan lendir serviks saja. Peningkatan jumlah lendir serviks pada rentang waktu itu merupakan tanda masa subur. Cairan/lendir tersebut berwarna bening, tidak berbabu, dan elastis. Sedangkan nyeri perut yang Anda alami dapat berupa nyeri ovulasi. Nyeri pada perut bagian bawah kanan - kiri ini memang dialami oleh sekitar 20% perempuan. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)
 
Salam,
 
Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar