Sukses

Keguguran tapi tidak dikuret

19 Oct 2014, 19:44 WIB
Wanita, 27 tahun.
Dokter,5 bulan lalu saya mengalami hamil kosong dan dokter kandungan saya memutuskan untuk di keluarkan saja karna janin tidak berkembang..saat itu dokter kandungan saya hanya memberikan obat untuk mengeluarkan janin yang tidak berkembang ini tanpa kuret...kata dokter saya karna janin baru berumur 2 bulan maka tidak perlu dikuret dan 2 bulan kemudian saya sudah bisa hamil lagi..yang saya ingin tanyakan dokter sampai saat ini perut saya tetap besar seperti orang hamil meski menstruasi saya normal..tapi terkadang saya mengalami kram di perut bagian bawah..dan sampai saat ini saya belum juga hamil lagi...apakah semua keluhan saya ini akibat dari keguguran tanpa kuret?
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan anda

Tidak ada hubungan tidak dikuretase dan belum hamil. Namun , jika seorang dikuret, seorang perempuan akan mulai berovulasi 2 - 3 minggu setelah tindakan kuretase, sehingga sebetulnya dapat segera hamil.  Sekitar 10-15% dari kehamilan akan mengalami keguguran oleh berbagai sebab. Sebab yang paling sering (sekitar 60%) adalah adanya kelainan kromosom berat pada embrio (atau janin) sehingga embrio tersebut tidak dapat berkembang normal dan akhirnya akan gugur. Faktor ini tidak ada tindakan pencegahannya. Jika anda merasa kram perut bagian bawah dan perut masih besar saya sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mengecek organ kandungan anda, bisa saja anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan USG kandungan.

 

Secara garis besar, keluhan nyeri pada perut bawah (khususnya dibawah pusar) dapat disebabkan oleh banyak penyebab selain organ kandungan, seperti:

1.      Gangguan saluran pencernaan. Contohnya sumbatan pada saluran pencernaan, infeksi saluran pencernaan

2.      Gangguan sistem reproduksi. Contohnya dysmenorrhea (nyeri ketika menstruasi), hamil, kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim), kista ovarium, endometriosis

3.      Gangguan saluran kencing. Contohnya : kandung kencing yang terlalu penuh, infeksi kandung kencing, infeksi saluran kencing bagian bawah  

Sulit untuk menentukan diagnosis kondisi kesehatan Anda saat ini dengan informasi yang terbatas. Dan diperlukan pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menentukan diagnosis Anda. Oleh sebab itu, jika keluhan tersebut semakin mengganggu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter agar dapat memperoleh penanganan yang sesuai dengan penyebab.

Semoga informasi ini membantu (AN)

Salam

Tim redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar