Sukses

Panu Kecil di Betis

24 Sep 2013, 20:56 WIB
Wanita, 21 tahun.
penyakit kulit apa yang saya derita dok , apakah bisa di sembuhkan atau tidak ?? awalnya kelas 3 SD (8 tahun) , muncul panu kecil di betis dok , lalu saya obati dengan kalpanak , bukannya hilang tetapi malah melebar ke seluruh betis . waktu itu saya sudah pernah berobat , tetapi dokter.a bilang , ini ga bisa di sembuhkan , semenjak itu saya putus asa untuk mengobatinya dan sampai sekarang usiaku (21 tahun) panu itu terus melebar dok , saya malu . apakah bisa hilang ya panu di betis saya ? apa yang harus saya lakukan dok ? terima kasih dok .
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Saya turut prihatin dengan keluhan Anda. Di mana lokasi tepatnya bercak keputihan tersebut? Bagaimana ukurannya saat ini? Apakah terdapat pada bagian lain?

Bercak keputihan yang Anda sebutkan di dalam dunia medis disebut dengan bercak hipopigmentasi. Hipopigmentasi adalah hilangnya / berkurangnya warna kulit. Hal ini disebabkan berkurangnya sel melanosit di kulit akibat dari berkurangnya asam amino tirosin yang digunakan melanosit untuk membuat melanin atau sel pigmentasi (pewarna kulit). Hipopigmentasi yang disertai dengan sisik-sisik halus mengelupad dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :

  • hipopigmentasi pasca peradangan/luka di kulit

  • pitiriasis versikolor atau dikenal dengan panu

  • lepra

  • vitiligo

Untuk menghilangkan bercak tersebut harus dicari apa penyebabnya. Bila penyebabnya adalah pitiriasis versikolor maka dapat diberikan obat jamur yang sesuai. Terapi disesuaikan dengan penyebabnya. Pada hipopigmentasi paska peradangan, sel melanosit kulit di daerah tersebut sudah rusak sehingga terjadilah hipopigmentasi, hal ini sulit dihilangkan kecuali dengan operasi / laser. Pada lepra biasanya disertai dengan rasa baal pada daerah dengan bercak putih tersebut.

Sedangkan vitiligo yang adalah gangguan pigmentasi dimana melanosit (sel yang membentuk pigment) di area kulit hancur/rusak. Sebagai hasilnya, terdapatlah bercak putih yang muncul pada kulit di berbagai bagian tubuh.

 

Penyebab dari vitiligo masih belum diketahui. Beberapa teori mengemukakan mengenai keterkaitan gen yang menyebabkan depigmentasi atau genetik yang diturunkan. Vitiligo diperkirakan merupakan penyakit autoimun atau gangguan kekebalan tubuh seseorang. Dilaporkan bahwa sengatan dinar matahari atau stress dan emosi dapat memicu terjadinya vitiligo.

Tujuan utama terapi vitiligo adalah memperbaiki penampilan. Umumnya pengobatan merupakan pengobatan jangka panjang dan harus rutin. Jenis terapi akan tergantung dari banyaknya bercak putih di tubuh, lokasi, ukuran, dan seberapa luas penyebarannya. Masing-masing individu berespon berbeda terhadap terapi yang dilakukan. Jenis terapi untuk vitiligo adalah medikal (obat), operasi, dan terapi tambahan.

Jenis terapi medikamentosa adalah terapi topikal (dioleskan) diantaranya adalah steroid topikal dan psoralen (fotokemoterapi). Selain itu, sebaiknya selalu memakai tabir surya untuk melindungi kulit tersebut. Vitiligo merupakan penyakit yang melibatkan multidisiplin ilmu. Dokter yang dapat menangani vitiligo diawali dari spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan sesuai kebutuhan Anda.

Karena banyaknya kemungkinan penyebab terjadinya hipopigmentasi pada diri Anda, kami sarankan Anda berkonsultasi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan secara langsung agar dapat diketahui penyebabnya. Dengan demikian, dokter dapat memberikan pengobatan sesuai penyebabnya. Penyakit kulit akan lebih mudah didiagnosis apabila dilihat secara langsung karena perlu diketahui lokasi tepatnya, ukuran dan lainnya. Penggunaan salep secara sembarangan tanpa mengetahui penyebabnya tidak akan memberikan hasil yang efektif dan malah dapat menyebabkan perburukan. 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (JF) 

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar