Sukses

Tidak ada rahim

20 Oct 2014, 06:02 WIB
Pria, 28 tahun.
dear dokter, pacar saya tidak pernah men dan pernah dicek ke dokter kandungan dan didiagnosa tidak memiliki rahim. yang mau saya tanyakan adalah saat nanti kami menikah, dan melakukan hubungan seksual dan melepas sperma didalam apakah berbahaya atau tidak? karena setahu saya proses men bagi wanita adalah proses pembersihan dinding rahim dari darah dan kotoran, dll. lalu apakah ada penyakit yang menyerang wanita yang tidak mens? apakah sama dengan wanita yang menopause? terima kasih kristianto
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terima kasih atas pertanyaan anda, 

Apakah benar didiagnosa degan "tidak memliki rahim?" Penyakit dimana tidak terdapat rahim disebabkan oleh kelainan mutasi genetis yang biasa disebut dengan Mullerian Agenesis. Wanita dengan kelainan ini tetap memilki kadar hormonal yang sama dengan wanita pada umumnya. Biasanya wanita dengan kelainan ini masih memliki indung telur dan masih dapat terjadi ovulasi walaupun memang tidak dapat terjadi kehamilan. 

Keadaan ini selain tidak adanya rahim, dapat juga disertai dengan hilangnya sebagian cervix atau vagina. Keluhan yang sering muncul adalah nyeri saat berhubungan intim.

Biasanya wanita tidak menyadari hal ini hingga saat pubertas dimana tidak terjadi haid dalam jangka waktu lama (primary ammenorhea). Terapi adalah dengan transplant rahim bila ingin melakukannya walaupun sebenarnya sama saja, bila ingin memiliki anak kandung dapat melakukan dengan IvF (in vitro fertilzation) dimana telur yang sudah dibuahi akan ditransfer ke "wanita" lain agar dapat terjadi kehamilan (gestational carier) atau banyak yang akhirnya mengadopsi anak. Tentu saja anda masih dapat melakukan hubungan intim, tidak perlu khawatir menganai nasib dari sperma sebab akan mati dan diserap oleh tubuh wanita.

Oleh karena tetap ada produksi hormon maka penyakit yang muncul seperti pada saat menopause dapat tidak muncul. Anda dapat konsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan untuk pertanyaan lebih lanjut.

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat (EA)
Salam, 

Tim Redaksi Klik Dokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar