Sukses

Gatal Selangkangan

17 Sep 2013, 13:18 WIB
Pria, 25 tahun.
Sore dok, dok sudah kurang lebih hampir 2 th belakangan di sekitar testis saya sering terasa gatal, kering dan mengeropeng, kalo digaruk muncul sisik kering dan berjatuhan seperti daki atau kulit mati, gatalnya semakin menjadi di malam hari kadang karena tidak tahan saya garuk dan terjadi iritasi. Sebulan yang lalu saya konsultasikan ke spesialis kulit & kelamin, diagnosa dokter waktu itu saya mengidap eksim, jadi itu biasanya faktor keturunan atau alergi terhadap sesuatu. kemudian saya dikasih obat berupa salep dan obat minum anti gatal, untuk beberapa saat stelah berobat gatal dan keropeng di bagian testis saya mulai berangsur hilang,sampai obat dan salep kulit nya habis digunakan. namun belakangan ini penyakit eksim di testis saya semakin menjadi dan gatalnya tidak karuan dok. yang ingin saya tanyakan bagaimana cara mengatasi atau menyembuhkan eksim di bagian testis saya ini? karena amat sangat mengganggu, setau saya eksim tidak ada obatnya, dan bagaimana cara mencegah supaya tidak kumat lagi, tks
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak/Saudara yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Eksim adalah bahasa awam untuk dermatitis atau peradangan pada kulit. Terdapat beberapa jenis dermatitis, namun apabila orang merujuk pada eksim, kemungkinan yang dimaksud adalah dermatitis atopi. Atopi dalam hal ini berarti adalah kondisi yang disebabkan karena alergi, seperti asma dan rinitis alergi. Lokasi yang Anda gambarkan sebagai tempat terjadinya eksim pun cukup khas sebagai lokasi dermatitis atopi.

Eksim dapat dipicu oleh pencetus (alergen) yang berkontak dengan kulit, hal tersebut terjadi pada orang  yang sensitif terhadap iritasi di kulit. Kulit kering, kemerahan, rasa gatal dan panas merupakan salah satu gejala eksim. Untuk beberapa kasus, seperti Anda, eksim dapat muncul berulang-ulang atau berlangsung secara kronik (dalam jangka waktu lama). Kebiasaan untuk menggaruk kulit yang gatal tersebut justru akan memperparah kondisi kulit dan pengobatan dapat berlangsung lebih lambat.

Penyebab dari eksim belum diketahui. Diperkirakan berhubungan dengan sistim kekebalan tubuh yang berkaitan dengan reaksi alergi. Kontak dengan bahan alergen (pencetus alergi) akan dapat memicu kambuhnya eksim kembali. Bahan-bahan alergen (yang juga mungkin didapatkan berkontak dengan Anda adalah sabun, detergen, udara (dingin, panas, lembab), krim, parfum, keringat, garukan, bakteri, emosi atau stres, pakaian, dan perhiasan. Eksim memang tidak menular tapi dapat diturunkan.

Penyakit eksim memang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Cara terbaik untuk menghindari eksim kambuh kembali adalah mengenali faktor pencetus apa yang dapat membuat eksim Anda kambuh kembali (detergen, pelembab, atau stres) dan sebisa mungkin hindari pencetus tersebut. Langkah selanjutnya adalah mencegah kulit kering dengan menggunakan sabun bayi dan mengoleskan pelembab pada kulit, hindari sepatu atau kaus kaki yang meningkatkan kelembaban pada kulit (hindari berkeringat banyak pada kaki) , dan hindari menggaruk.

Apabila memang alergen sulit untuk dihindari maka dapat dioleskan salep kortikosteroid lemah. Ingatlah untuk mengoleskannya hanya ketika eksim sedang kambuh. Hindari stres, makan bergizi, dan beristirahat teratur. Kortikosteroid topikal apabila digunakan dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan penipisan kulit, hipopigmentasi, dan jerawat. Efek sistemiknya adalah supresi pertumbuhan dan supresi adrenal.

Untuk meminimalisasi risiko tersebut, maka sebaiknya krim kortikosteroid hanya dioleskan pada daerah eksim selama 2-3 minggu, 1x/hari, digunakan di sore hari, dan mengoleskan pelembab pada eksim apabila tidak menggunakan krim tersebut. Untuk daerah kelamin, sebaiknya Anda hanya mengoleskan pelembab dan hindari pencetus gatal yang ada.

Kami menyarankan Anda kembali ke dokter spesialis kulit kelamin yang menangani Anda untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut. Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar