Sukses

Hidung Tersumbat Sebelah

20 Oct 2014, 07:02 WIB
Pria, 33 tahun.
malam dokter, saya mau bertanya kenapa bisa pembentukkan sekresi lendir di hidung saya tidak berhenti serta berwarna hijau? dan hanya terjadi lebih banyak pada rongga hidung sebelah kiri? ini sdh berlangsung +/- 4hari..sampai membuat hidung saya terasa sakit dan mulai naik ke kepala sakitnya. kira-kira tindakan awal apa yang harus saya lakukan? padahal saya sudah meminum obat flu khusus berdahak + antibiotik amoxicillin...apakah saya harus menaikkannya ke tingkatan LEVOCIN(levofloxaxin) ? adakah obat lain atau terapi yang harus saya lakukan? saya merasa tubuh saya sehat..panas dalam saya sdh sembuh..makan buah2an pisang,pepaya,apel,jeruk..atas sarannya saya mengucapkan terima kasih dokter.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Saudara yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Hidung tersumbat dapat terjadi akibat beberapa hal, diantaranya :

  • Infeksi saluran napas oleh virus atau bakteri
  • Sinusitis
  • Alergi
  • Pasca penggunaan obat tetes hidung selama lebih dari 3 hari
  • Polip hidung
  • Rhinitis vasomotor
  • Dll

Dari informasi yang Anda berikan, kemungkinan Anda menderita sinusitis. Sinusitis yang terjadi pada satu sisi, paling sering berkaitan dengan infeksi gigi. Apakah Anda memiliki masalah pada gigi pada sisi yang sama? 

Sinusitis didefinisikan sebagai peradangan rongga sinus pada tulang-tulang wajah yang biasanya berisi udara. Peradangan itu sendiri dapat dipicu oleh proses infeksi (bakteri, virus, jamur) atau non-infeksi (alergik) yang dapat memblok lubang sinus. Sebagai akibatnya:

  • Terjadi penumpukan cairan dalam rongga sinus
  • Kurangnya oksigen
  • Penurunan aktivitas serabut-serabut silia untuk membersihkan rongga sinus, dan merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman

Yang dapat Anda lakukan adalah memeriksakan ke dokter THT untuk mengetahui penyebab dari sinusitis  Anda dan mendapatkan pengobatan dan penanganan yang sesuai. Apakah terdapat sumbatan/obstruksi mekanik seperti kelainan bentuk pada daerah hidung. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar