Sukses

Flek Kehamilan

19 Oct 2014, 06:13 WIB
Pria, 37 tahun.
Dok,istri saya sekarang ini kehamilannya sudah memasuki usia kehamilan minggu ke 12(yg tertera di usia kehamilan pada foto USG). Pd awal2 kehamilan mengalami flex pada vaginanya beberapa kali. Sejak istri mengalami flex saya tidak pernah lagi melakukan hub suami istri dengan istri saya dan istri diberi vitamin dan obat penguat kandungan oleh dokter kandungan. Pd usia kehamilan minggu ke 7 istri saya mengalami pendarahan dan langsung saya bawa ke dokter kandungan setelah diperiksa istri saya hrs opname selama 3 hari dan harus bedrest total. Sampai sekarang masih minum vitamin dan obat penguat Cigest dan sudah baik keadaannya serta sudah tidak mengalami flex dan pendarahan lagi. Tp saya msh tidak melakukan hub sex dgn istri krn khawatir dgn kehamilannya. Pertanyaan saya apabila keadaannya seperti itu, apakah bila istri hanya dirangsang klitorisnya dgn jari tanpa memasukan jari kedalam vagina sampai orgasme dan menstimulasi payudaranya apakah tidak apa2 dok bagi janin dan kehamilannya ? Terimakasih atas penjelasannya.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudara yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Flek-flek berwarna coklat kehitaman merupakan gambaran yang menunjukkan adanya perdarahan ringan pada sistem reproduksi istri Anda. Penting untuk diketahui bahwa semua bentuk perdarahan yang keluar dari kemaluan wanita (vagina) yang sedang dalam kondisi hamil perlu mendapatkan perhatian lebih. Flek-flek tersebut bisa jadi merupakan suatu pertanda adanya masalah serius dan berbahaya bagi kehamilan istri Anda. Namun, memang pada 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan). Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya flek-flek selama kehamilan diantaranya adalah :

 

  • Melakukan hubungan seksual selama kehamilan. Biasanya flek-flek darah akan timbul setelah melakukan hubungan seksual saat hamil karena saat hamil serviks (leher rahim) wanita dialiri oleh lebih banyak darah dibandingkan oleh wanita yang tidak hamil, karena itu serviks wanita yang sedang hamil lebih mudah berdarah

  • Keguguran 

  • Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)

  • Blighted Ovum (BO). Merupakan suatu kelainan dimana janin di dalam rahim gagal untuk berkembang

  • Infeksi saluran reproduksi oleh jamur, parasit, ataupun bakteri

  • Plasenta previa atau Solusio plasenta (pelesapan plasenta dari dinding rahim). Merupakan penyebab perdarahan yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.

Istri Anda sudah mendapatkan obat penguat kandungan dan usianya kehamilan sudah mencapai 3 bulan. Seharusnya hubungan intim dengan merangsang klitoris saja dan tidak ada penetrasi tidak masalah. Namun sebaiknya Anda memastikannya dengan dokter yang menangani istri Anda. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi KLikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar