Sukses

Gangguan ereksi

16 Sep 2013, 11:51 WIB
Pria, 25 tahun.
permisi dok, umur saya 25 tahun. saya sering berganti2 pasangan. sejak 2 bulan trakhir ini setiap kali saya hendak berhubungan badan, awalnya saya bisa ereksi seperti biasa, tapi begitu menjelang penetrasi, p jadi loyo. saya sudah cek jantung dan diabetes, semua normal dok. apa ini hanya psychology saya saja karena sejak itu saya jadi kepikiran terus dok atau dysfunctional ereksi ya dok. trimakasih dok
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terima kasih atas pertanyaan anda, 

 

Gangguan ereksi dapat dikategorikan disfungsi ereksi dengan definisi ketidakmampuan untuk memulai dan mempertahankan ereksi.bagaimana dengan anda?

Gangguan ini dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

  • Kelainan pembuluh darah
  • Kelainan persarafan
  • Obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguanereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Kami sertakan artikel:


Disfungsi Ereksi Pada Pria

Mengenal Jenis Disfungsi Ereksi

Anda dapat berkonsultasi ke dokter spesialis andrologi untuk mengevaluasi lebih lanjut gangguan ereksi yang dialami.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (EA).

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar