Sukses

Sesak nafas dan nyeri dada

20 Oct 2014, 10:58 WIB
Pria, 27 tahun.
Maaf dokter sebelumnya jika pertanyaan saya sudah sering ditanyakan di web ini. Begini, sekitar 1 tahun lalu saya merasa dada sebelah kiri saya selalu sakit seperti ditusuk, dicubit tapi hanya sesaat dan dalam kondisi sedang tidak olah raga, dan intensitasnya cukup sering. Kemudian ketika saya fitnes setelah 30menit atau lebih saya suka merasa pusing dan merasa tidak nyaman. Kemudian saya periksa ke dokter umum dan di EKG, ternyata jantung saya di diagnosa normal dan disarankan untuk rontgen paru-paru. Tapi tidak saya lakukan. Kemudian 2 bulan sebelum puasa kemarin, nyeri dada itu kambuh lagi, dan saya ke dokter kembali untuk EKG(diagnosa normal) dan rongent paru-paru, dan didiagnosa bahwa saya ada flek di dada sebelah kiri. Setelah itu nyeri di dada hilang tapi 1 bulan kemudian(1 bulan sebelum puasa) saya jadi sering merasa "sesak napas". Tapi bukan sesak di dada atau kesulitan bernapas, napas normal tapi saya merasa udara yang dihirup tidak sepenuhnya terserap jadi sering sekali merasa pusing dan kadang-kadang merasa seperti mulai kehilangan kesadaran sedikit-sedikit. Malah sering terasa di leher saya seperti ada yang menghalangi udara yang masuk, dan kadang sulit menelan. Akhirnya saya harus dirawat selama 3 hari dirumah sakit karena "sesak napas" nya sangat tidak nyaman(di diagnosa kena bronhitis) Tapi setelah keluar dari rumah sakit "sesak napas" saya tidak kunjung hilang juga ditambah nyeri di dada sebelah kiri semakin sering dirasa. Saya jadi cepat lelah. Setelah melakukan aktifitas yang menguras tenaga saya butuh istirahat 2 jam sampai badan terasa enak kembali. Sempat saya di diagnosa kolestrol oleh terapis bekam(dicek melalui mata saya). Akhirnya karena sudah sering sekali ke dokter(penyakit dalam dan dokter umum) saya coba ke dokter jantung untuk EKG dan treadmill. Di treadmill saya hanya sekitar 15-20 menit tapi setelah itu rasanya saya ingin pingsan kata perawat muka saya sangat pucat. Tapi hasilnya jantung saya normal tidak ada penyumbatan, menurut dokternya kemungkinan saya ingin pingsan karena saya jarang olah raga dan pada saat itu saya sedang puasa. Memang selama 8 bulan ini saya tidak pernah olah raga. Semenjak dari dokter jantung "sesak napas" saya tetap tidak hilang. Tapi nyeri di dada saya hilang karena penyebabnya otot dada(menurut dokter jantung). Sedangkan menurut dokter lain adalah maag atau stress. Karena dari hasil lab saya negatif hipeteroid dan paru-paru saya sudah sembuh. Kemudian saya coba obat Omepros dan sesak napas saya hilang(sudah hampir 1 bulan saya konsumsi), tapi beberapa hari ini sesak napas saya kadang kambuh dan dada sering terasa berat(seperti habis ditekan, atau seperti habis olah raga berat seperti angkat beban). Ini saya sering merasakan setelah bangun tidur dan tidak hilang sampai seharian. Dada terasa pegal karena habis angkat beban berat, jika saya mau tidur pun suka terasa berat tapi jika posisi kepala saya lebih tinggi lagi(dengan 2 bantal) dada tidak terasa berat lagi. Sekedar informasi bahwa saya merokok, sehari bisa menghabiskan paling bnyak 5-8 batang tapi lebih sering di bawah 5 batang satu hari. tapi sudah kira-kira 4 bulan ini setelah saya kena bronhitis saya tidak merokok lagi. Mohon kiranya dokter bisa sedikit mendiagnosa penyakit saya karena saya tertekan juga karena tidak kunjung sembuh, untuk olah raga pun saya tidak berani terlalu cape karena badan langsung tidak nyaman. Mohon maaf jika pertanyaan saya sangat panjang. Kira-kira saya kenapa ya dok karena paru-paru sehat jantung tidak ada penyumbatan tapi jadi suka nyeri dada dan "sesak napas" kadang nyeri dada sampai terasa pegal di tulang belikat dan mudah lelah jika kondisi sangat lelah(tapi tidak ada nyeri didada hanya sesak napas). oh ya saya jadi mudah stress sekarang ini. Terima kasih dokter.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan anda, 

Kegiatan/pekerjaan apa yang anda biasa lakukan sehari-hari? apakah pekerjaan anda termasuk mengangankat barang berat? Bila anda sudah melakukan EKG dan melakukan pemeriksaan treadmill dikatakan normal, berarti memang jantung anda normal. 

Apakah anda ada keluhan terasa panas pada dada? mual atau muntah? rasa seperti terbakar pada daerah leher? Kalau memang anda merasa lebih enak setelah mengkonsumsi omepros (omeprazole) mungkin gejala anda diperparah oleh adanya keadaan dyspepsia/maag atau GERD (gastro esophageal reflux disease) yaitu suatu keadaan yang muncul oleh karena terjadi peningkatan asam lambung yang terkadang gejala mirip dengan sakit jantung, terutama anda merasakan nyeri pada dada kiri yang menyebar hingga ke belikat.  Coba anda lakukan beberapa modifikasi dalam hidup anda seperti jangan dulu mengkonsumsi makanan pedas, hentikan minum soda, makanan yang mengandung banyak gas seperti sawi, kol, dan hentikan dulu kopi dan teh. Coba makan tepat waktu, hindari mengkonsumsi makanan 2 jam sebelum tidur, dan memang pada kondisi GERD lebih nyaman bila tidur dengan bantal tambahan. Konsumsi lagi obat omeprazole anda, sehari 2x. 

Mulai sekarang coba lakukan olahraga ringan seperti jogging atau jalan santai sekitar rumah. Kami menyarankan agar anda juga melakukan pemeriksaan tekanan darah serta pemeriksaan darah sperti kadar Hb anda, gula sewaktu, fungsi hati. 

Apakah anda pernah mendengar istilah psikosomatis? Perasaan sesak dan nyeri dada terkadang dapat dipicu oleh keadaan psikosomatis, yang dipengaruhi oleh stres. Memang keadaan anda cukup kompleks, coba lakukan modifikasi yang kami sarankan dan bila memang tidak ada perubuhan, anda dapat lakukan konsultasi dokter penyakit dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan darah.

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat (EA)

Salam, 

Tim Redaksi Klik Dokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar