Sukses

Haid tidak teratur

10 Sep 2013, 21:32 WIB
Pria, 26 tahun.
assalamu 'alaikum pagi dok. saya mau tanya, saya sudah manikah selama 3 tahun. kurang lebih 3 bulan setelah menikah istri saya haidnya tidak lancar dok tapi sebelum menikah dengan saya haidnya lancar katanya dok. apa ada faktor dengan saya sehingga istri tidak lancar?. saya kira hamil tapi setelah di periksa hasilnya negative. pernah setahun lebih tidak haid dok. sampek sekarang gak haid. saya sebagai suami bingung harus bagaimana. keluarga saya pengen sekali saya punya momongan. soalnya di periksa ke dokter spesialis ga ada masalah katanya. mohon solusinya dok ada apa dengan istri saya dan apa yang harus saya lakukan dengan istri saya supaya istri saya normal seperti sebelum menikah dengan saya? terima kasih assalamu 'alaikum.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari.  

Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

  • Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Karena itu, kami menyarankan agar Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut serta pemberian terapinya. Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (NO).

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar