Sukses

Maag dan Migren

19 Oct 2014, 19:34 WIB
Wanita, 27 tahun.
apakah ada hubungan nya penyakit maag dengan gejala penglihatan agak kabur,migrain,mual
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Maag atau di dalam dunia kedokteran disebut dengan gastritis, yaitu peradangan yang terjadi pada lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Umumnya maag akan menimbulkan gejala nyeri ulu hati, mual, kembung, dan muntah. Pengobatan berupa perubahan pola makan, kurangi kopi, teh, makanan pedas, soda,makanan yang asam serta banyak gas seperti kol, sawi. Serta untuk mengingat jangan telat makan, dan makan secara teratur, cobalah untuk konsumsi makanan sedikit-sedikit namun sering. 

Maag tidak berhubungan dengan keluhan penglihatan kabur atau migren. Migren merupakan masalah sendiri. Migrain dapat terjadi pada setengah wajah, termasuk daerah dahi, sering juga sampai daerah mata dan pipi. Dasar dari migren adalah adanya pelebaran/pembengkakan pembuluh darah otak yang sehingga menimbulkan rasa nyeri karena menekan jaringan di sekitarnya.

Dasar dari migren adalah adanya pelebaran/pembengkakan pembuluh darah otak yang sehingga menimbulkan rasa nyeri karena menekan jaringan di sekitarnya. Karena itu kafein, yang mempunyai efek konstriksi (pengerutan) pembuluh darah, berguna dalam mengatasi gejala migren. Namun, migren juga merupakan salah satu gejala caffeine withdrawal. 

Pencetus-pencetus serangan migren, umumnya berupa bau-bau tertentu, perubahan pola tidur, telat makan, stress psikis ataupun fisik, asap rokok, dll. Sedangkan makanan-makanan yang dapat memicu, antara lain:

1. Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju, red wine)
2. Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) / vetsin
3. Makanan yang difermentasi
4. Alkohol
5. Caffeinated (minuman bersoda, teh, kopi)

Jadi sebaiknya Anda mencoba mengidentifikasi apa saja yang mencetuskan serangan migren sehingga dapat dihindari pada masa yang akan datang. Sedangkan untuk mengurangi nyeri Anda dapat mengkonsumsi obat-obatan sakit kepala yang mengandung kafein yang dijual bebas. Jika sakit berlanjut atau obat bebas yang diminum tidak lagi efektif, kami sarankan Bapak berkonsultasi langsung ke dokter spesialis saraf.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar