Sukses

Haid tidak lancar

20 Aug 2013, 15:09 WIB
Wanita, 26 tahun.
malam dok... saya seorang ibu yang masih aktif menyusui, sekarang anak saya berusia 6bulan. haid terakhir tgl 25juni, pas telat saya lakukan testpack tapi hasilnya negatif, testpack nya sudah dilakukan 3x (yang I tgl 27juli, II tgl 30juli, dan III 4agustus) semua hasil nya negatif. tgl 4agustus konsul ke bidan katanya pengaruh menyusui, dan hari itu bidan menyarankan program KB suntik 3bulan, dan saya ikuti. yang mau saya tanya kan adalah kenapa ya sampai hari ini saya masih belum datang bulan juga? mohon penjelasannya ya dok, terimakasih sebelumnya...
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

erimakasih atas pertanyaan Anda.

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Kelainan yang Anda alami saat ini disebut oligomenore yaitu suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama. Wanita yang mengalami oligomenorea akan mengalami menstruasi yang lebih jarang daripada biasanya.

Oligomenorea biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Gangguan hormon tersebut menyebabkan lamanya siklus menstruasi normal menjadi memanjang, sehingga menstruasi menjadi lebih jarang terjadi. Oligomenorea sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Oligomenorea yang terjadi pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi antara hipotalamus, hipofisis dan ovarium pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, oligomenorea dapat juga terjadi pada :

  • Gangguan indung telur, misal : Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Pengobatan yang diberikan kepada penderita oligomenorea akan disesuaikan dengan penyebabnya. Pada umumnya, disamping mengatasi faktor yang menjadi penyebab timbulnya oligomenorea, penderita oligomenorea juga akan diterapi dengan menggunakan terapi hormon, diantaranya dengan mengkonsumsi obat kontrasepsi (seperti yang sudah pernah Anda dapatkan). Jenis hormon yang diberikan akan disesuaikan dengan jenis hormon yang mengalami penurunan dalam tubuh (yang tidak seimbang). Pasien yang menerima terapi hormonal sebaiknya dievaluasi 3 bulan setelah terapi diberikan, dan kemudian 6 bulan untuk reevaluasi efek yang terjadi.

Karena itu, kami menyarankan Anda memeriksakan diri ke dokter kebidanan dan kandungan. Dokter Anda kemungkinan akan melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium dan radiologis untuk memastikan penyebab masalah ini. Seperti yang sudah disebutkan di atas, obat kontrasepsi tidak cukup hanya diminum selama 2 minggu, melainkan harus terus menerus dengan evaluasi berkala pada bulan ke-3 dan ke-6.  

Demikian jawaban yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(EA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


 

    0 Komentar

    Belum ada komentar