Sukses

DBD

20 Aug 2013, 16:31 WIB
Pria, 21 tahun.
Pada tahun 2010, tepatnya bulan maret saya mengalami kecelakaan sepeda motor, kondisi saya tidak terlalu parah, hanya sebatas lecet pada pundak. saya dibawa ke rumah sakit untuk di check kembali kondisi tubuh saya, termasuk check darah, yang membuat saya kaget adalah pihak rumah sakit meminta saya untuk dirawat. dengan alasan bahwa saya positif demam berdarah, dengan trombosit dibawah 100rb. seminggu kemudian dokter memperbolehkan pulang, karena dirasakan trombosit sudah kembali normal. ditahun berikutnya, februari 2011, saya "iseng" check darah kembali di klinik terdekat dan kembali positif demam berdarah. saya diberi surat rujukan ke rumah sakit, esoknya saya ke rumah sakit, dan disana saya diberi resep dan kembali diminta untuk di rawat. perawat rumah sakit pun terheran heran, saya tak tampak terlihat sakit sama sekali, saya yang membeli resep tapi saya yang menggunakannya. seminggu kemudian saya pulang kembali setelah trombosit sudah normal. setahun kemudian, tepatnya bulan maret 2012, saya check darah, kembali saya positif demam berdarah. dan normal kembali seminggu kemudian.. dari kejadian tersebut saya tidak melihat adanya ciri ciri demam berdarah secara fisik pada tubuh saya seperti kebanyakan orang bilang, bahkan dokter, diantaranya panas tinggi, pusing, bintik merah dll bagaimana menurut dokter ? apakah ketika seseorang sembuh dari demam berdarah itu tidak sepenuhnya sembuh ? berapa kali kah dalam setaun idealnya untuk check darah ? saya sangat mohon pencerahan dokter, terlebih mengingat saudara saya yang juga menderita demam berdarah telah meninggal dunia bulan bulan lalu.. terimakasih klikdokter.com
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terima kasih atas pertanyaan anda, 

Demam berdarah merupakan suatu infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue. Ada 4 tipe virus dengue yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4. Penularan virus ini adalah melalui nyamuk aedes aegypti dan aedes albopticus. Oleh karena ada 4 tipe virus, maka dalam seumur hidupnya seseorang bisa menderita demam berdarah sebanyak 4 kali. 

Setiap virus dapat menyebabkan infeksi yang berbed-beda pada tubuh, tipe virus tertentu terkadang tidak menimbulkan gejala dan tipe virus yang lain malah yang bisa menyebabkan DBD berat. Semua juga tergantung dari mekanisme pertahanan tubuh setiap orang. Dimana gejala dapat berbeda pada setiap orang.

Demam berdarah hanya berlangsung 7 - 8 hari, sebab sudah ada polanya. 

Untuk mendiagnosa penyakit demam berdarah ada beberapa kriteria : 

1. Dari gejala : demam akut (demam mendadak tinggi adalah ciri khas dari infeksi virus), pegal linu (nyeri sendi), nyeri kepala, badan lemas, dapat disertai mual, muntah, diare, nyeri perut. 

2. Dari pemeriksaan tubuh : ditemukannya petikiae yaitu bercak merah pada tubuh dimana bila ditekan, bercak merah tersebut tidak hilang. 

3. Dari hasil lab : Untuk mendiagnosa ini benar demam berdarah diperlukan pemeriksaan berupa NS1 (badan dari virus ) dimana NS 1 ini kebanyakan positif pada hari 1 - 3 demam. Pemeriksan IgM dan IgG dengue, yang muncul pada hari ketiga demam dan seterusnya.  

Kriteria seseorang untuk dirawat adalah bila trombosit dibawah 100.000. Pada demam berdarah juga dapat terjadi leukopenia ( jumlah sel darah putih yang turun), komponen lab yang penting lagi ada kadar hematokrit (kekentalan darah). Dimana kadar ini lah yang menentukan baik atau buruknya penyakit DBD. Bila terjadi kenaikan dari kekentalan darah maka sudah terjadi kebocoran cairan yang dapat menyebabkan kematian bila tidak ditangani.  

Nah, yang menyebabkan seseorang meninggal dari DBD adalah kebocoran cairan dari pembuluh darah keluar ke jaringan sekitar, bukan keluar seperti pipis. Yang sulit untuk didteksi, oleh karena sulit diditeksi maka banyak yang meninggal akibat hal ini.

Pengobatan adalah dengan memberikan cairan (secara minuman atau infus) serta obat-obatan bila ada keluhan lain. 

Untuk melakukan pemeriksaan darah, adalah apabila anda ada keluhan saja.

Seseorang tidak dapat didiagnosa menderita DBD hanya karena trombosit yang turun sebab banyak penyakit yang bisa membuat trombosit turun. Untuk mendiganosa DBD harus dipastikan dengan pemeriksaan NS1, IgM atau IgG Dengue. Bila memang setiap anda test darah trombosit anda dibawah 100.000 mungkin ada penyakit lain. Coba pastikan dahulu hal tersebut. Anda dapat lakukan pemeriksaan darah lagi untuk melihat trombosit anda.  

Bila memang pemeriksaan antigen dbd anda positif, sesoerang hanya bisa terinfeksi DBD hanya 4 kali saja sebab hanya ada 4 tipe virus. Coba anda lakukan pembersihan di rumah anda dengan prinsip 3 M (menguras, mengubur, menutup) dan selalu semprot lingkungan rumah dengan obat nyamuk, jangan menggantung baju, dan hindari genangan air di dalam rumah. 

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat (EA)

Salam, 

Tim Redaksi Klik Dokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar