Sukses

Penis Bengkok?

09 Aug 2013, 04:06 WIB
Pria, 18 tahun.
dok, saya mau nanya, saya memiliki kelamin yang bengkok kekiri, tapi bengkok nya nggak sampe 90 derajat lah , paling cuma 10 atau 15 derajat, apakah itu ada penyakit ya dok ? tapi selama saya ereksi saya gak pernah ngerasain sakit juga sih, cuman bengkok nya ini, saya takut itu kelainan ? tolong saran nya ya dok, kalo emg berpenyakit saya harus ngapain dan apabila konsultasi kedokter apakah bayar nya mahal ya dok kalo cuman konsultasi saja ? tolong di jawab ya dokter :)
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudara yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Kami memahami kekhawatiran Bapak. Sebelum melanjutkan kami perlu mengetahui beberapa hal: Sejak kapan Bapak mengalami hal ini?  Apakah sebelumnya pernah mengalami luka di daerah tersebut? Pernahkah Anda merasa nyeri berkepanjangan saat ataupun setelah orgasme?

Penyebab paling sering dari keluhan yang Anda utarakan adalah Peyronie's Disease, yaitu sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan  fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi. Pada pemeriksaan fisik dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis,. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menyebabkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur Dupuytren). Penyebab lain dapat berupa striktur pada uretra (riwayat trauma saluran kemih) atau hipospadia.

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan tatalaksana dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Kami sarankan agar Bapak berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tambaha jika diperlukan. Pemeriksaan tambahan dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar